CV PRIMA SEJAHTERA, MATARAM - INDONESIA

To support national development continuously, CV. Prima Sejahtera has intends to active participated with contributed innovative idea based on experience, human resources and hards work.

LOMBOK "ParadisE" ISLAND

Kerajaan Selaparang telah kalah karena diserang secara tiba-tiba, dan akhirnya semua harta benda milik kerajaan selaparang dirampas oleh pasukan Bali, sisa-sisa yang tidak terbawa kemudian dibakar.

JENIS - JENIS TOWER BTS

Tower 4 kaki sangat jarang dijumpai roboh karena memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tower ini mampu menampung banyak antena dan radio.

SMART PHONES

Telepon cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.

SERAT OPTIK - FIBRE OPTIC

Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik.

Tampilkan postingan dengan label CIVIL MECHANICAL ELECTRICAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CIVIL MECHANICAL ELECTRICAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Oktober 2012

STRUKTUR SISTEM JARINGAN - A GSM Network Architecture

Sebuah jaringan GSM terdiri dari beberapa komponen dan interface yang memfasilitasi pengiriman dan penerimaan sinyal dan pesan lalu lintas. Yang dimaksud adalah koleksi transceiver, pengendali, switch, router, dan register yang terintegrasi menjadi satu bagian. Sebuah Public Land Mobile and Network (PLMN) adalah jaringan yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu penyedia layanan GSM atau provider administrasi, yang mencakup semua komponen dan peralatan seperti yang dijelaskan di bawah ini. Sebagai contoh, semua sumber daya peralatan dan jaringan yang dimiliki dan dioperasikan oleh Cingular dianggap sebagai PLMN.
Mobile Station (MS)
Sebuah Mobile Station (MS) terdiri dari dua komponen :
  • Mobile Equipment (ME) ini mengacu pada telepon fisik itu sendiri. Telepon harus dapat beroperasi pada jaringan GSM. Ponsel tua dioperasikan pada satu band saja. Baru kemudian muncul generasi ponsel dual-band, triple-band, dan bahkan quad-band mampu. Sebuah ponsel quad-band memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi pada jaringan GSM di seluruh dunia. Setiap telepon unik diidentifikasi oleh nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). Jumlah ini terintegrasi ke dalam ponsel oleh produsen. IMEI ini biasanya dapat ditemukan dengan melepas baterai dari telepon dan membaca pada panel. Hal ini dimungkinkan untuk mengubah IMEI pada ponsel untuk mencerminkan IMEI yang berbeda. Hal ini dikenal sebagai spoofing IMEI atau kloning IMEI. Hal ini biasanya dilakukan pada ponsel dicuri. Rata-rata pengguna tidak memiliki kemampuan teknis untuk mengubah IMEI ponsel ini.
  • Subscriber Identity Module (SIM) - SIM adalah sebuah kartu pintar kecil yang dimasukkan ke dalam telepon dan membawa informasi khusus untuk pelanggan, seperti IMSI, TMSI, Ki (digunakan untuk enkripsi), Name Service Provider (SPN), dan Lokal daerah Identity (LAI). SIM juga dapat menyimpan nomor telepon (MSISDN) keluar dan diterima, Kc (digunakan untuk enkripsi), buku telepon, dan data untuk aplikasi lain. Kartu SIM dapat dipindahkan (Mobile) dari satu ponsel ke ponsel lain. 
Setiap kartu SIM dilindungi oleh Identification Number 4-digit Pribadi (PIN). Didalam menggunakan kartu SIM, pengguna harus memasukkan PIN tersebut. Jika PIN yang dimasukkan sebanyak tiga kali berturut-turut, kartu itu akan mem-blok sendiri/otomatis dan tidak dapat digunakan kembali, untuk dapat mengaktifkan kembali hanya bisa dibuka dengan kunci 8-digit PUK (Personal Unblocking), yang juga disimpan pada kartu SIM.
Base Transceiver Station (BTS)
Base Transceiver Station adalah media jalur yang memberikan akses untuk Mobile Station ke jaringan. Hal ini dimaksud agar BTS memberikan jalur komunikasi radio antara jaringan dan MS. Juga termasuk dalam penanganan encoding pidato/suara, enkripsi, multiplexing (TDMA), dan modulasi / demodulasi dari sinyal radio. Hal ini juga termasuk memberi kemampuan frekuensi hopping. Sebuah BTS akan memiliki antara 1 dan 16 Transceivers (TRX), tergantung pada geografi dan permintaan pengguna dari suatu daerah. TRX masing-masing mewakili satu ARFCN.
Satu BTS biasanya dapat mengkover/mencakup sektor area sebesar 120 derajat tunggal pada suatu daerah. Biasanya sebuah menara dengan 3 BTS akan mengakomodasi semua 360 derajat di sekitar menara. Namun, tergantung pada geografi dan permintaan pengguna dari suatu daerah, sel dapat dibagi menjadi satu atau dua sektor, atau sel cakupan/BTS melayani beberapa cakupan sektor yang berlebihan (overdrive) tetapi hal ini dapat mengurangi jalur akses Mobil Station ke sistem jaringan itu sendiri.

Sebuah BTS diberikan sebuah CELL Identity. Identitas sel adalah nomor (oktet ganda) 16-bit  yang mengidentifikasi sel yang di wilayah /lokasi tertentu. Identitas sel adalah bagian dari Identifikasi Sel Global/CELL GLOBAL IDENTIFICATION (CGI), yang akan kita bahas pada bagian tentang Visitor Location Register (VLR).
Antarmuka antara MS dan BTS dikenal sebagai Interface Um atau Interface Air.
Base Station Controller (BSC)
Sebuah BSC dapat mengontrol BTS lebih dari satu. Termasuk dalam menangani alokasi/administrasi saluran radio frekuensi, daya dan pengukuran sinyal dari MS, dan serah terima dari satu BTS ke BTS lainnya (jika kedua BTS dikendalikan oleh BSC yang sama). Sebuah BSC juga berfungsi sebagai "funneler". Ini mengurangi jumlah koneksi ke MOBILE SWITCHING CENTER (MSC) dan memungkinkan untuk mengkoneksi kapasitas yang lebih besar ke MSC.
Sebuah my BSC akan mengatur alokasi cakupan antar BTS atau mungkin secara geografis terpisah. Bahkan bisa meng-alokasikan dengan MOBILE SWITCHING CENTER (MSC).

Dan antarmuka antara BTS dan BSC dikenal sebagai Abis Interface.
Kemudian beberapa Base Transceiver Station (BTS) dan Basis Station Controller (BSC) bersama-sama membentuk sebuah Base Station System (BSS).
Mobile Switching Center (MSC)
Mobile Switching Center (MSC) - MSC adalah jantung network GSM. MSC menangani panggilan routing, call setup, dan merupakan fungsi dasar. Sebuah MSC  menangani beberapa BSC dan juga interface ganda dengan  MSC register yang lainnya. Hal ini juga menangani inner BSC handoffs serta berkoordinasi dengan MSC lain sesama MSC handoffs.
Antarmuka antara BSC dan MSC dikenal sebagai A Interface.
Gateway Mobile Switching Center (GMSC)
Ada hal penting dari MSC, yang disebut Gateway Mobile Switching Center (GMSC). The GMSC berfungsi sebagai gateway antara dua jaringan. Jika pelanggan selular ingin menempatkan panggilan ke darat biasa, maka panggilan akan harus melalui GMSC dalam rangka untuk beralih ke Publik Switched Telephone Network (PSTN).

Misalnya, jika pelanggan pada jaringan Cingular ingin memanggil pelanggan pada jaringan T-Mobile, panggilan akan harus melalui suatu GMSC.

Antarmuka antara dua Mobil Switching Center (MSC) disebut E Interface.
Home Location Register (HLR)
Home Location Register (HLR) - HLR adalah database besar yang secara permanen menyimpan data tentang pelanggan. HLR menyimpan informasi pelanggan-spesifik  seperti nomor MSISDN, IMSI, lokasi saat ini MS, pembatasan roaming, dan feautures tambahan pelanggan.  Biasanya hanya satu HLR dalam jaringan tertentu, tetapi umumnya setiap jaringan memiliki beberapa HLR, yang tersebar beberapa di seluruh jaringannya.
Visitor Location Register (VLR)
Visitor Location Register (VLR) - VLR adalah database yang berisi subset dari informasi yang terletak di HLR. VLR berisi informasi yang sama seperti HLR, tapi hanya untuk pelanggan di Lokal Areanya sendiri. Ada VLR-VLR untuk setiap Location Area. VLR mengurangi jumlah keseluruhan antrian ke HLR dan dengan demikian mengurangi lalu lintas jaringan. VLRs sering diidentifikasi sebagai Local Area Code (LAC) untuk daerah-daerah yang mereka layani.
Local Area Code (LAC)
Sebuah LAC adalah fixed-length code (dua oktet) yang dapat mengidentifikasi lokasi area dalam sebuah jaringan. Setiap LOCAL AREA dilayani oleh VLR, sehingga kita bisa memastikan LACyang ditugaskan untuk sebuah VLR.
Local Area Identity (LAI)
Sebuah LAI adalah angka global uniqe yang mengidentifikasi negara, penyedia jaringan, dan LAC dari setiap Lokasi Area tertentu, yang bertepatan dengan sebuah VLR. Hal ini terdiri dari Mobile Country Code (MCC), Mobile Network Code (MNC), dan Local Area Code (LAC). MMC dan MNC adalah nomor yang sama digunakan ketika membentuk sebuah IMSI.
Cell Global Identification (CGI)
CGI adalah kumpulan nomor-nomor unik yang mengindentifikasi spesifikasi Cell yang didalamnya terdapat nomor Location Area, Network, dan Negara. CGI dibentuk oleh MCC, MNC, LAI, and Cell Identity (CI).
Sehingga, jika kita pakai sample no handphone saya, Chandra Adi Wibowo +62 878 63501 112, kita bisa membuat urutan code adalah sbb:
  • +62, adalah code MCC-Indonesia
  • 878, adalah MNC - XL-AXIATA Provider
  • 63501, adalah urutan code LAC, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, DAN
  • 112, adalah code CI, Nomor identitas yangterdapat pada SIM CARD pribadi.
VLR juga memiliki satu fungsi yang sangat penting lainnya: yakni penugasan dari  Temporary Mobile Subscriber Identity (TMSI). TMSI ditugaskan oleh VLR ke MS sebagai Local Areanya. TMSI-TMSI yang unik ini untuk menunjang fungsi dari sebuah VLR. TMSI hanya dialokasikan ketika dalam sebuah komunikasi yang dilakukan menggunakan cipher mode.
Antarmuka antara MSC dan VLR dikenal sebagai B Interface dan antarmuka antara VLR dan HLR dikenal sebagai D Interface D. Dan antarmuka antara dua kumpulan VLR disebut G Interface.
Equipment Identity Register (EIR)
Equipment Identity Register (EIR) - EIR adalah database yang menyimpan trek dari handset pada jaringan menggunakan IMEI. Hanya ada satu EIR per jaringan. Ini terdiri dari tiga daftar. Daftar putih, daftar abu-abu, dan daftar hitam.
  • Daftar hitam adalah daftar jika IMEIs yang akan ditolak oleh layanan jaringan untuk beberapa alasan. Alasan termasuk IMEI yang terdaftar sebagai dicuri atau clonedor jika handset rusak atau tidak memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi di jaringan tersebut.
  • Daftar abu-abu adalah daftar IMEIs yang akan dipantau untuk aktivitas suspicous/mencurigakan. Hal ini dapat mencakup handset yang berperilaku aneh dan atau tidak melakukan seperti jaringan yang semestinya.
  • Daftar putih adalah daftar berpenghuni. Itu berarti jika IMEI yang tidak pada daftar hitam atau abu-abu pada daftar, maka itu dianggap baik dan "pada daftar putih".
Antarmuka antara MSC dan EIR disebut F Interface.
Authentication Center (AUC)
Authentication Center (AUC) - AUC menangani tugas otentikasi dan enkripsi untuk jaringan. AUC menyimpan Code Identification untuk setiap IMSI pada jaringan. Hal ini juga menghasilkan cryptovariables seperti RAND, SRES, dan Kc. Meskipun tidak diperlukan, fisik AUC biasanya diletakkan bersamaan dengan HLR.
Ada satu antarmuka terakhir yang belum kita bahas. Yakni antarmuka antara HLR dan Global Mobile Switching Center (GMSC) disebut C Interface. Kita akan melihatnya seperti gambar dibawah ini. Diagram jaringan penuh melengkapi pengantar untuk arsitektur jaringan dari jaringan GSM. Di bawah ini kita akan menemukan sebuah diagram jaringan dengan semua komponen serta nama-nama dari semua antarmuka.


Dengan demikian kita bisa mengerti dan mengagumi bagaimana sebuah alat komunikasi yang begitu mudah dan canggih kita gunakan, terdiri atas elemen-eleman yang rumit yang dirangkai dan dipadukan dalam integrasi mudah, sehingga orang awam pun bisa menggunakannya.

Diterjemahkan oleh : Yuri Segamaho Kedan and tools http://translate.google.co.id/#en/id/
Dan Hak Cipta (Link Source) : http://students.ee.sun.ac.za/~gshmaritz/gsmfordummies/arch.shtml

Jumat, 31 Agustus 2012

SERAT OPTIK - FIBER OPTICS

Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.

Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.
SEJARAH.
Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.
Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.

Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.

Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup mata normal akan dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.

Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.
KRONOLOGI PERKEMBANGAN SERAT OPTIK.
  • 1917 Albert Einstein memperkenalkan teori pancaran terstimulasi dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi
  • 1954 Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger dari Universitas Columbia USA, mengembangkan maser yaitu penguat gelombang mikro dengan pancaran terstimulasi, dimana molekul darigasamonia memperkuat dan menghasilkan gelombang elektromagnetik. Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan panjang gelombang pendek pada gelombang radio.
  • 1958 Charles Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan penelitiannya yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan spektrum tampak, dan menjelaskan tentang konsep laser.
  • 1960 Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah pengoperasian secara berkesinambungan dari laser helium-neon.
  • 1960 Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro dari Hughes Research Laboratories, menemukan sumber laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium.
  • 1961 Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis(serat optik). Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh.
  • 1961 Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi untuk keperluan medis di Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia-Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien.
  • 1962 Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan pencetak laser.
  • 1963 Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.
  • 1966 Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan penelitiannya tentang kemampuan serat optik dalam mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya dengan menggunakan serat kaca yang sangat murni. Dari penemuan ini, kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan serat kaca tersebut.
  • 1970 Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan serat optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer, yang selanjutnya pada 1972, tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Dan juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute dari Leningrad, mendemontrasikan laser semikonduktor yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik.
  • 1973 John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses pengendapan uap kimia ke bentuk ultratransparent glass yang kemudian menghasilkan serat optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil dan diproduksi secara masal.
  • 1975 Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan Laser Semikonduktor, laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar.
  • 1977 Perusahaan telepon memulai penggunaan serat optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi LED. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 switching station.
  • 1980 Industri serat optik benar-benar sudah berkibar, sambungan serat optik telah ada di kota kota besar di Amerika, AT&T mengumumkan akan menginstal jaringan serat optik yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C., kemudian dua tahun kemudian MCImengumumkan untuk melakukan hal yang sama. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL mulai memainkan peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.
  • 1987 David Payne dari Universitas Southampton memperkenalkan optical amplifiers yang dikotori (dopped) oleh elemen erbium, yang mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik.
  • 1988 Kabel Translantic yang pertama menggunakan serat kaca yang sangat transparan, dan hanya memerlukan repeater untuk setiap 40 mil.
  • 1991 Emmanuel Desurvire dari Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari Universitas Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel serat optik tersebut. Dengan keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel dengan penguat elektronik (electronic amplifier).
  • 1996 TPC-5 merupakan jenis kabel serat optik yang pertama menggunakan penguat optik. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Jepang, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon.
  • 1997 Serat optik menghubungkan seluruh dunia, Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan kabel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.
Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO)
Berdasarkan penggunaannya maka SKSO dibagi atas beberapa generasi yaitu :
Generasi pertama (mulai 1975)
Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.
Generasi kedua (mulai 1981)
Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.
Generasi ketiga (mulai 1982)
Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.
Generasi keempat (mulai 1984)
Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.
Generasi kelima (mulai 1989)
Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.
Generasi keenam
Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.
Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.
KELEBIHAN SERAT OPTIK.
Dalam penggunaan serat optik ini, terdapat beberapa keuntungan antara lain :
  1. Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
  2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
  3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
  4. Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
  5. Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api
  6. Tidak berkarat
KABEL SERAT OPTIK.
Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.
Pembagian serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket, biasanya berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik, walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi.

1. Berdasarkan mode yang dirambatkan :
  • Single mode : serat optik dengan inti (core) yang sangat kecil (biasanya sekitar 8,3 mikron), diameter intinya sangat sempit mendekati panjang gelombangsehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding selongsong (cladding). Bahagian inti serat optik single-mode terbuat dari bahan kaca silika (SiO2) dengan sejumlah kecil kaca Germania (GeO2) untuk meningkatkan indeks biasnya. Untuk mendapatkan performa yang baik pada kabel ini, biasanya untuk ukuran selongsongnya adalah sekitar 15 kali dari ukuran inti (sekitar 125 mikron). Kabel untuk jenis ini paling mahal, tetapi memiliki pelemahan (kurang dari 0.35dB per kilometer), sehingga memungkinkan kecepatan yang sangat tinggi dari jarak yang sangat jauh. Standar terbaru untuk kabel ini adalah ITU-T G.652D, dan G.657.
  • Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.
2. Berdasarkan indeks bias core :
  • Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.
  • Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.
PELEMAHAN.
Pelemahan (Attenuation) cahaya sangat penting diketahui terutama dalam merancang sistem telekomunikasi serat optik itu sendiri. Pelemahan cahaya dalam serat optik adalah adanya penurunan rata-rata daya optik pada kabel serat optik, biasanya diekspresikan dalam decibel (dB) tanpa tanda negatif. Berikut ini beberapa hal yang menyumbang kepada pelemahan cahaya pada serat optik :
  1. Penyerapan (Absorption)
  2. Kehilangan cahaya yang disebabkan adanya kotoran dalam serat optik.
  3. Penyebaran (Scattering)
  4. Kehilangan radiasi (radiative losses)
Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.
KODE WARNA PADA KABEL SERAT OPTIK.
Selubung luar
Dalam standarisasinya kode warna dari selubung luar (jacket) kabel serat optik jenis Patch Cord adalah sebagai berikut:

KONEKTOR.
Pada kabel serat optik, sambungan ujung terminal atau disebut juga konektor, biasanya memiliki tipe standar seperti berikut:
  1. FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
  2. SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.
  3. ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
  4. Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
  5. D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
  6. SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.
  7. E200
Selanjutnya jenis-jenis konektor tipe kecil:
  1. LC
  2. SMU
  3. SC-DC
Selain itu pada konektor tersebut biasanya menggunakan warna tertentu dengan maksud sebagai berikut:

Minggu, 19 Agustus 2012

JENIS-JENIS TOWER BTS (TYPES)

Jenis Tower BTS - Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Jenis Tower BTS.Setelah beberapa waktu lalu kami memberikan informasi lainnya mengenai BTS atau Base Transceiver Station yaitu Pengertian BTS kali ini kami akan memberikan informasi lainnya mengenai beberapa Jenis Tower BTS.

Tower 4 kaki sangat jarang dijumpai roboh karena memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya.Tower ini mampu menampung banyak antena dan radio.Tipe tower ini banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan bisnis komunikasi dan informatika yang bonafid.
TOWER BTS 4 KAKI
Tower 3 kaki dibagi 2 macam, Pertama tower tiga kaki diameter besi pipa 9 cm keatas, atau yang lebih dikenal dengan nama Triangle, Tower ini juga mampu menampung banyak antenna dan radio.Kedua, tower tiga kaki diameter 2 cm ke atas. Beberapa kejadian robohnya tower jenis ini karena memakai besi dengan diameter di bawah 2 cm. Ketinggian maksimal tower jenis ini yang direkomendasi adalah 60 meter. Ketinggian rata-rata adalah 40 meter.
TOWER BTS 3 KAKI
Tower jenis ini disusun atas beberapa stage.1 stage ada yang 4 meter namun ada yang 5 meter.Makin pendek stage maka makin kokoh, namun biaya pembuatannya makin tinggi, karena setiap stage membutuhkan tali pancang atau spanner.Jarak patok spanner dengan tower minimal 8 meter.Makin panjang makin baik, karena ikatannya makin kokoh, sehingga tali penguat tersebut tidak makin meruncing di tower bagian atas.
TOWER BTS 2 KAKI
Tower satu kaki dibagi 2 macam,Pertama tower yang terbuat dari pipa atau plat baja tanpa spanner,diameter antara 40 cm s/d 50 cm, tinggi mencapai 42 meter, yang dikenal dengan nama monopole.
Tower Kedua lebih cenderung untuk dipakai secara personal.Tinggi tower pipa ini sangat disarankan tidak melebihi 20 meter (lebih dari itu akan melengkung). Teknis penguatannya dengan spanner. Kekuatan pipa sangat bertumpu pada spanner.

Sekalipun masih mampu menerima sinyal koneksi, namun tower jenis ini tidak direkomedasi untuk penerima sinyal informatika (internet dan intranet) yang stabil, karena jenis ini mudah bergoyang dan akan mengganggu sistem koneksi datanya, sehingga komputer akan mencari data secara terus menerus (searching).

Sekian informasi sederhana kami mengenai Jenis Tower BTS ini,semoga apa yang kami berikan ini dapat menambah pengetahuan kita semua mengenai beberapa Jenis Tower BTS.

BASE TRANSCEIVER STATION OPEN (OpenBTS)

OpenBTS (Base Transceiver Station Open) adalah perangkat lunak berbasis GSM access point, yang memungkinkan standar GSM yang kompatibel dengan ponsel untuk digunakan sebagai titik akhir SIP di Voice over IP (VOIP) jaringan. OpenBTS dirilis pada publik sangat penting karena implementasi perangkat lunak bebas pertama dari tiga lapisan bawah tumpukan standar industri protokol GSM. Hal ini ditulis dalam C + + dan dirilis sebagai perangkat lunak bebas di bawah persyaratan versi 3 dari Lisensi Publik Umum GNU Affero (AGPL).
Open GSM infrastructure
OpenBTS menggantikan operator GSM infrastruktur jaringan inti konvensional dari layer 3 ke atas. Bukan saja mengandalkan pada pengendali base station eksternal untuk manajemen sumber daya radio, unit OpenBTS melakukan fungsi ini secara internal. Alih-alih meneruskan lalu lintas panggilan melalui ke pusat mobile switching operator, OpenBTS memberikan panggilan melalui SIP ke saklar lembut VOIP (seperti FreeSWITCH atau Yate) atau PBX (seperti Asterisk). Switch ini VOIP PBX atau perangkat lunak dapat diinstal pada komputer yang sama digunakan untuk menjalankan OpenBTS itu sendiri, membentuk jaringan mandiri selular di satu sistem komputer. Beberapa OpenBTS unit juga dapat berbagi VOIP saklar umum atau PBX untuk membentuk jaringan yang lebih besar.
OpenBTS antarmuka menggunakan software-defined radio transceiver dengan tidak ada perangkat keras GSM khusus. Pelaksanaan asli menggunakan USRP dari Research Ettus, tetapi saat ini telah diperluas untuk mendukung radio digital beberapa implementasi mulai dari skala penuh BTS untuk femtocell.
History
Proyek ini dimulai oleh Harvind Samra dan David A. Burgess dengan tujuan proyek untuk agar secara drastis mampu mengurangi biaya penyediaan layanan GSM di daerah pedesaan, negara berkembang, dan sulit untuk mencapai lokasi seperti rig minyak. Proyek ini awalnya dilakukan melalui Kestrel Signal Processing, sebagai perusahaan konsultan.
Pada tanggal 14 September 2010 di DEMO konferensi, diluncurkan Jaringan Rentang/Range Networks sebagai perusahaan pencetus untuk mengkomersilkan OpenBTS sebagai basis produk.
Platforms
Sejumlah besar instalasi eksperimental telah menunjukkan bahwa OpenBTS dapat berjalan pada platform overhead yang sangat rendah. Ini termasuk untuk beberapa handset CDMA - membuat gateway GSM ke jaringan CDMA. Keamanan komputer peneliti Chris Paget melaporkan bahwa perangkat/alat komunikasi genggam, seperti ponsel Android, dapat bertindak sebagai gateway ke base station yang dapat menghubungkan handset, Droid kemudian menghubungkan panggilan menggunakan server Asterisk on-board dan jalur sinyal mereka ke PSTN melalui SIP melalui jaringan 3G yang ada.
Security
Pada konferensi 2010 DEF CON, itu menunjukkan bahwa GSM dengan  panggilan OpenBTS  dapat dengan mudah disadap karena terdapat fakta bahwa dalam GSM handset dengan panggilan OpenBTS tidak mengautentifikasi base station sebelum mengakses system jaringan.
OpenBTS telah digunakan oleh komunitas riset keamanan untuk menghitung penerapan/implimentasi pada prosesor baseband telepon selular. Sebelumnya, hasil penyelidikan dengan melakukan penerapan/implimentasi tersebut dianggap tidak praktis karena dari tingginya biaya peralatan base station tradisional selular.
Field tests
Percobaan OpenBTS dengan skala besar telah dilakukan di Amerika Serikat di Nevada dan California utara menggunakan lisensi radio sementara untuk diterapkan melalui Signal Processing Kestrel And Range Network,Inc.
Burning Man
Selama festival Burning Man pada bulan Agustus 2008, uji lapangan selama seminggu hidup itu berjalan di bawah lisensi otorisasi khusus sementara. Meskipun tryout/percobaan ini tidak dimaksudkan untuk menjadi terbuka untuk peserta festival Burning Man  pada umumnya, sejumlah orang di sekitarnya berhasil membuat panggilan keluar setelah konfigurasi instalasi PBX Asterisk memungkinkan panggilan diawali dengan melalui kode internasional melalui. Percobaan pada festival Burning Man berhasil tersambung panggilan telepon sekitar 120-95 nomor yang berbeda dalam kode area Amerika Utara.
Pada festival Burning Man 2009, setup uji lebih besar dijalankan menggunakan sistem 3-sektor. Untuk festival 2010, 2-sektor yang lebih besar 3-Carrier System diuji.
Pada festival 2011, proyek OpenBTS membuat jaringan 3-situs dengan gateway VSAT dan bekerja bersama dengan Voice over Voxeo perusahaan jasa IP untuk menyediakan banyak panggilan off-situs rute.
Tes "RELIEF" adalah serangkaian latihan tanggap bencana yang dikelola oleh Naval Postgraduate School . Range Network dioperasikan dengan menggunakan jaringan OpenBTS, tes pada latihan RELIEF pada bulan November 2011 dan Februari 2012.
Selama tahun 2010, sistem OpenBTS dipasang di Pulau Niue dan menjadi instalasi pertama yang akan terhubung dan diuji dengan perusahaan telekomunikasi. PulauNiue adalah sebuah negara kepulauan yang sangat kecil dengan penduduk sekitar 1.700 - terlalu kecil untuk menarik penyedia telekomunikasi selular. Struktur biaya OpenBTS cocok untuk Pulau Niue, yang membutuhkan layanan telepon mobile tetapi tidak memiliki volume pelanggan potensial untuk membenarkan membeli dan mendukung sistem GSM basestation konvensional.
Keberhasilan instalasi ini dan permintaan menunjukkan untuk membantu layanan jasa bootstrap kemudian menjadi komersial. Dari 26 Juli sampai 29 Juli 2012 Ninja Networks tim mendirikan "NinjaTel Van" dalam Vendor area Defcon 20 (di Hotel Rio / Casino di Las Vegas.), menggunakan OpenBTS dan melayani jaringan kecil 650 ponsel GSM dengan kartu custom SIM.

Link Source :

Sabtu, 18 Agustus 2012

BASE TRANSCEIVER STATION

Base Transceiver Station (BTS) adalah sebuah peralatan yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara pengguna peralatan (User Equipment/UE) dan jaringan.
User Equipment/UE adalah perangkat seperti telepon genggam (handset), telepon WLL, komputer dengan konektivitas internet nirkabel, WiFi dan perangkat Wimax dan lainnya.
Jaringan dapat bahwa dari salah satu teknologi komunikasi nirkabel seperti GSM, CDMA, Wireless local loop, WAN, WiFi, WiMAX, dll
BTS juga disebut sebagai radio base station (RBS), Node B (di Jaringan 3G) atau, cukup, base station (BS). Untuk diskusi dari standar LTE, eNB singkatan untuk Evolved Node B banyak digunakan untuk jaringan yang lebih luas.
Meskipun istilah BTS dapat diterapkan ke salah satu standar komunikasi nirkabel, umumnya terkait dengan teknologi komunikasi mobile seperti GSM dan CDMA. Dalam hal ini, BTS merupakan bagian dari base station subsystem (BSS) pengembangan untuk sistem manajemen. Hal ini juga mungkin memiliki peralatan untuk mengenkripsi dan mendekripsi komunikasi, spektrum penyaringan alat (band pass filter), dll antena juga dapat dipertimbangkan sebagai komponen dari BTS dalam arti umum sebagai mereka memfasilitasi fungsi BTS. Biasanya BTS akan memiliki beberapa transceiver (TRXs) yang memungkinkan untuk melayani beberapa frekuensi yang berbeda dan berbagai sektor sel (BTS sectorised). Sebuah BTS dikendalikan oleh kontroler base station utama melalui fungsi base station kontrol (BCF).
BCF ini dilaksanakan sebagai unit diskrit atau bahkan tergabung dalam TRX di dalam, BTS yang terintegrasi. Para BCF menyediakan operasi dan pemeliharaan (O & M) koneksi dengan sistem manajemen jaringan (NMS), dan mengelola kondisi operasi dari TRX masing-masing, serta penanganan perangkat lunak dan koleksi alarm. Struktur dasar dan fungsi dari BTS tetap sama tanpa teknologi nirkabel.

Arsitektur Umum
Sebuah BTS pada umumnya memiliki bagian berikut:
Transceiver (TRX)
Cukup banyak disebut sebagai penerima driver (DRX), DRX baik dalam bentuk tunggal (sTRU), ganda (dTRU) atau unit radio komposit ganda (DRU). Dasarnya transmisi dan penerimaan sinyal. Ini juga tidak mengirim dan penerimaan sinyal ke dan dari entitas jaringan yang lebih tinggi (seperti controller base station di telepon selular).
Power amplifier (PA)
Menguatkan sinyal dari DRX untuk transmisi melalui antena; dapat diintegrasikan dengan DRX.
Combiner
Menggabungkan feed dari beberapa DRXs sehingga mereka dapat dikirim melalui antena tunggal. Memungkinkan pengurangan jumlah antena yang digunakan.
Duplexer
Untuk memisahkan mengirim dan menerima sinyal ke / dari antena. Apakah mengirim dan menerima sinyal melalui port antena yang sama (kabel ke antena).
Antena
Ini adalah struktur yang terletak di bawah BTS, bisa diinstal sebagai itu atau menyamar dalam beberapa cara (situs sel dirahasiakan).
Alarm Extention System
Mengumpulkan bekerja alarm status berbagai unit BTS dan meluas mereka untuk operasi dan pemeliharaan (O & M) stasiun pemantauan.
Control Function
Mengontrol dan mengelola berbagai unit BTS, termasuk perangkat lunak apapun. On-the-spot konfigurasi, status perubahan, upgrade software, dll dilakukan melalui fungsi kontrol.
Baseband Receiver Unit (BBxx)
Frekuensi hopping, sinyal DSP, dll

Ketentuan Mengenai BTS Selular
Untuk meningkatkan kualitas sinyal yang diterima, sering digunakan dua antena untuk menerima sinyal, ditempatkan pada jarak yang sama dengan kelipatan yang tidak merata dari seperempat panjang gelombang (untuk 900 MHz panjang gelombang adalah 30 cm). Teknik ini, dikenal sebagai antena keanekaragaman atau keanekaragaman ruang, menghindari gangguan yang disebabkan oleh fading lintasan. Antena dapat spasi horizontal atau vertikal. Jarak horisontal memerlukan instalasi lebih kompleks, tapi membawa kinerja yang lebih baik.
Selain antena atau keragaman ruang, ada teknik keragaman lain seperti frekuensi / waktu keragaman, keragaman pola antena, dan keragaman polarisasi.
Memisahkan mengacu pada aliran listrik dalam area tertentu dari sel, yang dikenal sebagai sector. Segala bidang sehingga dapat dianggap seperti satu sel baru.
Directional antena mengurangi gangguan/interference LORA. Jika tidak sectorised, sel akan dilayani oleh antena Omnidirectional, yang memancarkan ke segala arah. Struktur khas adalah trisector, juga dikenal sebagai semanggi, di mana ada tiga sektor yang dilayani oleh antena terpisah.
Setiap sektor memiliki arah yang terpisah dari pelacakan, biasanya 120 ° terhadap yang berdekatan. Orientasi lain dapat digunakan untuk menyesuaikan dengan kondisi setempat. Sel Bisectored juga dilaksanakan. Ini adalah paling sering berorientasi dengan antena melayani sektor 180 ° pemisahan satu sama lain, tapi sekali lagi, variasi lokal memang ada.


Link Source :
http://www.eagletelephonics.com/registered/pdf/OvrRBU-BTS.PDF
http://en.wikipedia.org/wiki/Base_transceiver_station

Kamis, 16 Agustus 2012

CV PRIMA SEJAHTERA - SCOUP OF JOB

CV Prima Sejahtera, pada awalnya memulai bisnis jual-beli mobil bekas dan agen distribusi sarung batik pekalongan, seiring perjalanan waktu CV Prima Sejahtera memperluas bisnisnya dengan jasa konstruksi BTS dan menjadi sub kontraktor dari PT Huawei Tech Investment (Main Contractor) pada tahun 2008. Dan mulai membangun menara pemancar sinyal untuk PT Natrindo Telepon Seluler (AXIS) di beberapa lokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (Indonesia).

SCOUP OF JOB :
  1. Used Car Sale.
  2. Batik Pekalongan Agen Distribution For Mataram Area.
  3. BTS Construction.
  4. General Contrusctruction
SEKILAS INFO BTS (Base Transceiver Station)
Telepon satelit adalah suatu layanan telekomunikasi berupa telepon tanpa kabel yang menempatkan base transceiver station (BTS) nya di udara sehingga memiliki jangkauan lebih luas dibanding telepon berbasis GSM yang menempatkan BTS-nya di darat. Karena memiliki jangkauan yang luas, telepon satelit dapat digunakan di derah pegunungan, pedalaman hingga di tengah lautan. Berbeda dengan telepon GSM yang jangkauannya terbatas. Telepon satelit tidak menggunakaninfrastruktur yang ada di bumi untuk melakukan panggilan.

Tujuan Telepon Satelit
Tujuan diciptakannya telepon satelit adalah menjembatani komunikasi bagi industri yang berada di sebuah tempat yang sulit dan mahal untuk dikembangkan prasarana telekomunikasinya. Misalnya menghubungkan kantor pusat dengan unit pengeboran minyak di lepas pantai.
Jenis Telepon Satelit
Telepon satelit dibagi menjadi beberapa jenis, dua di antaranya adalah :
Telepon Satelit Genggam
Telepon ini dapat digunakan seperti telepon genggam biasa yang memiliki daerah jangkauan lebih luas namun harus tetap berada di luar ruangan. Digunakan oleh petualang, pertolongan darurat, dan daerah terjadi bencana,jenis telepon satelit genggam diantaranya iridium 9555,iridium extreme atau iridium 9575,inmarsat pro atau isat pro,thuraya SG2520 ( gsm & satelit ),Thuraya XT,Thuraya Dual XT ( gsm & satelit )sumber www.telponsatelit.com atau www.satelitphone.com
Telepon Satelit Menetap
Telepon ini mirip dengan telepon rumah dan dapat digunakan di dalam ruangan karena antena telah dipasang di luar ruangan yang terlihat dari langit,jenisnya seperti Fleetphone Oceana 800.
Cara Kerja Telepon Satelit
Cara kerja telepon satelit mirip dengan telepon seluler. Yang membedakan adalah telepon seluler memantulkan sinyal panggilan menuju ke sebuah menara pemancar lalu ke telepon tujuan sedangkan telepon satelit memantulkan sinyal panggilan ke satelit di luar angkasa. Selain itu, antena telepon satelit harus berada di tempat yang dapat berkoneksi dengan langit secara langsung tanpa ada penghalang.

Melakukan Panggilan
Penelepon memasukkan nomor telepon yang dituju lalu tekan tanda kirim. Telepon akan memproses untuk menemukan satelit yang paling dekat dengan telepon asal lalu mengirim informasi tersebut.
Dari Luar Angkasa ke Bumi
Satelit yang menerima lalu mengirimkan panggilan ke mesin penerima di tanah yang paling dekat melalui sebuah gateway. Gateway ini mencoba untuk meneruskan panggilan. Apabila panggilan menuju Australia berasal dari Eropa dan gateway tersebut tidak dapat melacak dan meneruskan panggilan melalui jaringan telepon yang ada, gateway akan mengirimkan lagi sinyal tersebut ke satelit terdekat yang akan melanjutkan panggilan hingga mencapai salah satu gateway yang mampu melacak penerima. Hal ini dapat terjadi beberapa waktu tergantung seberapa jauh lokasi penelpon dan penerima.
Dari Luar Angkasa ke Bumi, Tahap Terakhir
Gateway menerima panggilan yang datang dari satelit dan diterima oleh jaringan penerima. Format panggilan telah diubah sehingga dapat diterima oleh telepon standar atau telepon seluler. Panggilan dari pemanggil ke penerima dapat tersambung apabila perubahan format telah dilakukan dan koneksi terbangun.
[sunting]Jaringan Telepon Satelit

Jaringan telepon satelit diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yakni :
  • Geosynchronous (GEO) : Telepon satelit ini menggunakan satelit di orbit geosynchronous sehingga selalu berada di langit setiap saat. Sistem ini mampu mencakup dunia dengan tiga atau empat satelit sehingga biayanya lebih mahal terutama dalam pengadaannya. Satelit ini memiliki kekurangan yaitu adanya beberapa satelit yang rusak di daerah pegunungan dan tebing yang curam. Operator yang menggunakan jaringan ini antara lain:
  1. ACeS menjangkau daerah Asia Timur dengan satu satelit besar sehingga biaya operasional lebih hemat dibanding operator lain.
  2. Inmarsat operator telepon satelit tertua yang muncul pada tahun 1979. Operator ini menggunakan 9 satelit. Pertama kali ditujukan untuk digunakan dalam kapal. Cakupan tersedia di seluruh dunia kecuali daerah kutub
  3. Thuraya memiliki tiga satelit dan menjangkau wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia, dan Australia. Di Indonesia, izin penjualan di pegang langsung oleh PT. SOG Indonesia
  4. MSAT/SkyTerra satelit Amerika yang mirip seperti Inmarsat namun menggunakan perangkat genggam seperti Thuraya namun khusus wilayah Amerika
  5. Terrestar telepon satelit di Amerika Utara
  6. ICO (Intermediate Circular Orbit) merupakan sistem konstelasi 10 satelit pada orbit bumi menengah (MEO - medium earth orbit), sekitar 10.355 kilometer dari permukaan bumi. Satelit-satelit ini akan berkomunikasi dengan 12 stasiun bumi yang berada di seluruh dunia dan dihubungkan dengan kabel berkapasitas tinggi. Salah satu stasiun bumi yang dinamai SAN (satellite access node) itu ada di Banyuurip, Gresik Jatim dan dioperasikan bersama PT Indosat. Menyediakan layanan suara, data, faksimile, dan pesan secara digital.
  • Low Earth Orbit (LEO) merupakan suatu satelit nirkabel yang tidak memiliki celah. Satelit ini terus menerus mengelilingi bumi dan memiliki orbit yang kecepatannya tinggi namun ketinggiannya rendah sehingga daya jangkaunya pun sempit. Untuk menjangkau suatu daerah, LEO harus mengorbitkan satu satelitnya sehingga biaya produksi tinggi dan mereka belum dapat beroperasi maksimal. Terdiri dari dua jenis yaitu:
  1. Globalstar perusahaan jaringan komuniasi satelit agresif yang akan mulai memberikan layanan di kawasan Amerika Utara melalui sebuah jaringan distributor. Distributor di Amerika Serikat merupakan perusahaan pertama yang menjual telepon genggam, perlengkapan dan layanan Globalstar. Operator ini menggunakan 48 satelit dan menyediakan layanan suara, data, dan faksimile.
  2. Iridium jaringan yang menjangkau seluruh permukaan bumi dengan 66 satelit dalam orbit kutub.
  3. Tracking mempunyai kemampuan melacak lokasi unit mobil dengan perhitungan pergeseran Doppler dari satelit.
  • Proposed System
  1. Teledesic perusahaan Bill Gates yang direncanakan umtuk membuat jangkauan internet dengan satelit namun akhirnya gagal.
  2. Ellipso merupakan perusahaan gabungan dengan ICO
Manfaat Telepon Satelit
  • Membuat suatu hubungan dengan orang-orang yang tinggal di daerah terpencil dan tidak terhubung jaringan telepon GSM
  • Telepon satelit memiliki jangkauan telepon yang tidak mudah terputus oleh cuaca dan bencana alam sehingga mudah untuk memantau suatu daerah yang sedang dalam kondisi porak poranda akibat bencana alam
  • Untuk daerah berstatus militer sangat berbahaya, tetap dapat membuat suatu hubungan dengan telepon satelit walaupun jaringan telepon GSM diputus
  • Menghubungkan dua lokasi yang sangat jauh dalam waktu yang sangat singkat
  • Menjangkau hinga ke tengah samudera
  • Telepon satelit tahan terhadap air dan guncangan
Kekurangan Telepon Satelit
  • Biaya yang dikeluarkan operator telepon untuk operasional sangat besar sehingga operator hanya berjumlah sedikit
  • Biaya konsumen untuk melakukan panggilan sangat besar dibanding ponsel GSM
  • Ukuran telepon yang besar bahkan ada yang beratnya mencapai 2 kilogram
  • Harus berada di ruang terbuka yang langitnya terlihat apabila ingin melakukan panggilan karena jangkauan satelit tidak dapat menembus ruangan
  • Apabila ingin menggunakan telepon di dalam ruangan, harus memasang antena di tempat yang terlihat oleh langit sehingga terjangkau oleh satelit
Referensi

CV PRIMA SEJAHTERA [Background Company]

To support national development continuously, CV. Prima Sejahtera has intends to active participated with contributed innovative idea based on experience, human resources and hards work.
In each employment, CV. Prima Sejahtera oriented by professionalism principal, mutualism and multiple knowledge and interest in principle of high efficiency, effectively and productivity.
CV. Prima Sejahtera is supported by expert staffs in their respective fields to achieve the optimal quality result and responsible to all assignment engaged. In the long periodic program to absorb technology and transfer knowledge by consortium with many contractors for job to be done in Indonesia to increase service capability.
I hope that the good cooperation with good will and high quality working will be valuable for all partnership.
Yours trusting to our company to arrange your project will be appreciated.
------------------
Sejalan dengan upaya menunjang pembangunan nasional yang berkesinambungan, perusahaan kami CV. Prima Sejahtera, sejak awal telah bertekad untuk ikut berpartisipasi aktif melalui sumbangan pemikiran inovatif dengan didasari oleh pengalaman dan kerja keras.
Dalam pelaksanaan setiap pekerjaan yang dipercayakan, CV. Prima Sejahtera berpedoman pada prinsip-prinsip profesionalisme, kerjasama saling menguntungkan dan berpegang pada prioritas kualitas hasil pekerjaan yang tinggi melalui pendekatan-pendekatan dengan tetap memperhatikan azas-azas efisiensi, efektifitas dan produktivitas kerja yang tinggi.

CV. Prima Sejahtera dikelola oleh tenaga kerja yang berwawasan luas, macam keahlian yang berpengalaman dalam bidangnya. Program jangka panjang, penyerapan teknologi dengan melakukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang dikembangkan untuk menambah kemampuan pelayanan perusahaan kami.

Semoga kerjasama yang dijalin dengan niat dan itikad yang luhur akan membuahkan hasil kerja bermutu tinggi, tepat sasaran, dan tepat waktu yang dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Minggu, 12 Agustus 2012

CV PRIMA SEJAHTERA - EXPERIENCES

BTS - TOWER CME PT Huawei Tech Investment - PT Natrindo Telephone Seluller (AXIS) :

  • BTS SITE LBBT001 - LINGSAR, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBBT007 - BATU LAYAR, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBBT008 - PAGUTAN BARAT, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBBT014 - MEREMBU, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBBT016 - SIRE, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBMT009 - KAMPUNG MELAYU, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBMT003 - KARANG PULE, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBMT006 - KEKALIK, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
BTS - TOWER CME PT Huawei Tech Investment - PT Natrindo Telephone Seluller (AXIS) - ATP SITE (Finishing - SITE BINDER) :
  • BTS SITE LBBT002 - MIDANG, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBBT003 - KERANDANGAN, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBBT008 - PAMENANG BARAT, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done
  • BTS SITE LBMT007 - TANJUNG KARANG, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia - Status : Done

ERECTION PHOTO (SITE ATP)
CV Prima Sejahtera
Project BTS-CME PT Huawei Tech Investment - PT Natrindo Telepon Selluler (AXIS)
Location : LINGSAR, Lombok Island, Nusa Tenggara Barat, Indonesia


CV PRIMA SEJAHTERA [BOARD OF MANAGEMENT]


Susunan Pengurus - Board Of Management


  • Komisaris | Commissary
Adi Putra Pramono
Adi Putra Pramono - Ahing 
Go Oei Eng
Go Oei Eng - Wei In


  • Direksi | Director
Chandra Adi Wibowo
Chandra Adi Wibowo - Ko'an
Suryati
Suryati - Chia Ie