CV PRIMA SEJAHTERA, MATARAM - INDONESIA

To support national development continuously, CV. Prima Sejahtera has intends to active participated with contributed innovative idea based on experience, human resources and hards work.

LOMBOK "ParadisE" ISLAND

Kerajaan Selaparang telah kalah karena diserang secara tiba-tiba, dan akhirnya semua harta benda milik kerajaan selaparang dirampas oleh pasukan Bali, sisa-sisa yang tidak terbawa kemudian dibakar.

JENIS - JENIS TOWER BTS

Tower 4 kaki sangat jarang dijumpai roboh karena memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tower ini mampu menampung banyak antena dan radio.

SMART PHONES

Telepon cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.

SERAT OPTIK - FIBRE OPTIC

Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik.

Selasa, 09 Oktober 2012

MEMBUAT WIDGET FLYING TV ONLINE DENGAN MUDAH.

Banyak cara untuk membuat sebuah website atau blog terlihat "grooming and blinking" salah satunya dan banyak serta pasti ditambahkan adalah widget-widget penghias atau juga sebagai media representasi dari isi website atau blog itu sendiri. Setelah banyak mencoba, ada hal menarik yang saya dapatkan dari sebuah blog http://ilmubuat.blogspot.com/2010/12/cara-membuat-banneriklan-melayang.html  yang mem-posting tulisan  "Cara Membuat Banner/Iklan Melayang (Flying Banner)", cara ini dikombinasikan dengan TV ONLINE dan hasilnya buat saya cukup memuaskan untuk membuat FLYING TV ONLINE.
Mengapa FLYING ?, mungkin masih banyak diantara kita yang browser dengan modem dengan bandwith yang terbatas sehingga memasang TV ONLINE tanpa FLYING dapat menyedot bandwith sangat besar, dan akhirnya di "CLOSE" dengan meninggalkan website/blog, padahal ada banyak keuntungan dari reader dan blogger yang terbuang hanya karena kecepatan surfing menjadi lambat. Dengan menggunakan mode FLYING , reader dapat menutup widget TV ONLINE (atau widget apapun) dengan segera tanpa harus meninggalkan website/blog dengan segala artikel-artikel di dalamnya. 

Berikut ini adalah scriptnya :
Silahkan dicoba, dan kita semua dipersilahkan memodifikasi scriptnya dengan mudah.
Semoga bermanfaat.

Senin, 08 Oktober 2012

STRUKTUR SISTEM JARINGAN - A GSM Network Architecture

Sebuah jaringan GSM terdiri dari beberapa komponen dan interface yang memfasilitasi pengiriman dan penerimaan sinyal dan pesan lalu lintas. Yang dimaksud adalah koleksi transceiver, pengendali, switch, router, dan register yang terintegrasi menjadi satu bagian. Sebuah Public Land Mobile and Network (PLMN) adalah jaringan yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu penyedia layanan GSM atau provider administrasi, yang mencakup semua komponen dan peralatan seperti yang dijelaskan di bawah ini. Sebagai contoh, semua sumber daya peralatan dan jaringan yang dimiliki dan dioperasikan oleh Cingular dianggap sebagai PLMN.
Mobile Station (MS)
Sebuah Mobile Station (MS) terdiri dari dua komponen :
  • Mobile Equipment (ME) ini mengacu pada telepon fisik itu sendiri. Telepon harus dapat beroperasi pada jaringan GSM. Ponsel tua dioperasikan pada satu band saja. Baru kemudian muncul generasi ponsel dual-band, triple-band, dan bahkan quad-band mampu. Sebuah ponsel quad-band memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi pada jaringan GSM di seluruh dunia. Setiap telepon unik diidentifikasi oleh nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). Jumlah ini terintegrasi ke dalam ponsel oleh produsen. IMEI ini biasanya dapat ditemukan dengan melepas baterai dari telepon dan membaca pada panel. Hal ini dimungkinkan untuk mengubah IMEI pada ponsel untuk mencerminkan IMEI yang berbeda. Hal ini dikenal sebagai spoofing IMEI atau kloning IMEI. Hal ini biasanya dilakukan pada ponsel dicuri. Rata-rata pengguna tidak memiliki kemampuan teknis untuk mengubah IMEI ponsel ini.
  • Subscriber Identity Module (SIM) - SIM adalah sebuah kartu pintar kecil yang dimasukkan ke dalam telepon dan membawa informasi khusus untuk pelanggan, seperti IMSI, TMSI, Ki (digunakan untuk enkripsi), Name Service Provider (SPN), dan Lokal daerah Identity (LAI). SIM juga dapat menyimpan nomor telepon (MSISDN) keluar dan diterima, Kc (digunakan untuk enkripsi), buku telepon, dan data untuk aplikasi lain. Kartu SIM dapat dipindahkan (Mobile) dari satu ponsel ke ponsel lain. 
Setiap kartu SIM dilindungi oleh Identification Number 4-digit Pribadi (PIN). Didalam menggunakan kartu SIM, pengguna harus memasukkan PIN tersebut. Jika PIN yang dimasukkan sebanyak tiga kali berturut-turut, kartu itu akan mem-blok sendiri/otomatis dan tidak dapat digunakan kembali, untuk dapat mengaktifkan kembali hanya bisa dibuka dengan kunci 8-digit PUK (Personal Unblocking), yang juga disimpan pada kartu SIM.
Base Transceiver Station (BTS)
Base Transceiver Station adalah media jalur yang memberikan akses untuk Mobile Station ke jaringan. Hal ini dimaksud agar BTS memberikan jalur komunikasi radio antara jaringan dan MS. Juga termasuk dalam penanganan encoding pidato/suara, enkripsi, multiplexing (TDMA), dan modulasi / demodulasi dari sinyal radio. Hal ini juga termasuk memberi kemampuan frekuensi hopping. Sebuah BTS akan memiliki antara 1 dan 16 Transceivers (TRX), tergantung pada geografi dan permintaan pengguna dari suatu daerah. TRX masing-masing mewakili satu ARFCN.
Satu BTS biasanya dapat mengkover/mencakup sektor area sebesar 120 derajat tunggal pada suatu daerah. Biasanya sebuah menara dengan 3 BTS akan mengakomodasi semua 360 derajat di sekitar menara. Namun, tergantung pada geografi dan permintaan pengguna dari suatu daerah, sel dapat dibagi menjadi satu atau dua sektor, atau sel cakupan/BTS melayani beberapa cakupan sektor yang berlebihan (overdrive) tetapi hal ini dapat mengurangi jalur akses Mobil Station ke sistem jaringan itu sendiri.

Sebuah BTS diberikan sebuah CELL Identity. Identitas sel adalah nomor (oktet ganda) 16-bit  yang mengidentifikasi sel yang di wilayah /lokasi tertentu. Identitas sel adalah bagian dari Identifikasi Sel Global/CELL GLOBAL IDENTIFICATION (CGI), yang akan kita bahas pada bagian tentang Visitor Location Register (VLR).
Antarmuka antara MS dan BTS dikenal sebagai Interface Um atau Interface Air.
Base Station Controller (BSC)
Sebuah BSC dapat mengontrol BTS lebih dari satu. Termasuk dalam menangani alokasi/administrasi saluran radio frekuensi, daya dan pengukuran sinyal dari MS, dan serah terima dari satu BTS ke BTS lainnya (jika kedua BTS dikendalikan oleh BSC yang sama). Sebuah BSC juga berfungsi sebagai "funneler". Ini mengurangi jumlah koneksi ke MOBILE SWITCHING CENTER (MSC) dan memungkinkan untuk mengkoneksi kapasitas yang lebih besar ke MSC.
Sebuah my BSC akan mengatur alokasi cakupan antar BTS atau mungkin secara geografis terpisah. Bahkan bisa meng-alokasikan dengan MOBILE SWITCHING CENTER (MSC).

Dan antarmuka antara BTS dan BSC dikenal sebagai Abis Interface.
Kemudian beberapa Base Transceiver Station (BTS) dan Basis Station Controller (BSC) bersama-sama membentuk sebuah Base Station System (BSS).
Mobile Switching Center (MSC)
Mobile Switching Center (MSC) - MSC adalah jantung network GSM. MSC menangani panggilan routing, call setup, dan merupakan fungsi dasar. Sebuah MSC  menangani beberapa BSC dan juga interface ganda dengan  MSC register yang lainnya. Hal ini juga menangani inner BSC handoffs serta berkoordinasi dengan MSC lain sesama MSC handoffs.
Antarmuka antara BSC dan MSC dikenal sebagai A Interface.
Gateway Mobile Switching Center (GMSC)
Ada hal penting dari MSC, yang disebut Gateway Mobile Switching Center (GMSC). The GMSC berfungsi sebagai gateway antara dua jaringan. Jika pelanggan selular ingin menempatkan panggilan ke darat biasa, maka panggilan akan harus melalui GMSC dalam rangka untuk beralih ke Publik Switched Telephone Network (PSTN).

Misalnya, jika pelanggan pada jaringan Cingular ingin memanggil pelanggan pada jaringan T-Mobile, panggilan akan harus melalui suatu GMSC.

Antarmuka antara dua Mobil Switching Center (MSC) disebut E Interface.
Home Location Register (HLR)
Home Location Register (HLR) - HLR adalah database besar yang secara permanen menyimpan data tentang pelanggan. HLR menyimpan informasi pelanggan-spesifik  seperti nomor MSISDN, IMSI, lokasi saat ini MS, pembatasan roaming, dan feautures tambahan pelanggan.  Biasanya hanya satu HLR dalam jaringan tertentu, tetapi umumnya setiap jaringan memiliki beberapa HLR, yang tersebar beberapa di seluruh jaringannya.
Visitor Location Register (VLR)
Visitor Location Register (VLR) - VLR adalah database yang berisi subset dari informasi yang terletak di HLR. VLR berisi informasi yang sama seperti HLR, tapi hanya untuk pelanggan di Lokal Areanya sendiri. Ada VLR-VLR untuk setiap Location Area. VLR mengurangi jumlah keseluruhan antrian ke HLR dan dengan demikian mengurangi lalu lintas jaringan. VLRs sering diidentifikasi sebagai Local Area Code (LAC) untuk daerah-daerah yang mereka layani.
Local Area Code (LAC)
Sebuah LAC adalah fixed-length code (dua oktet) yang dapat mengidentifikasi lokasi area dalam sebuah jaringan. Setiap LOCAL AREA dilayani oleh VLR, sehingga kita bisa memastikan LACyang ditugaskan untuk sebuah VLR.
Local Area Identity (LAI)
Sebuah LAI adalah angka global uniqe yang mengidentifikasi negara, penyedia jaringan, dan LAC dari setiap Lokasi Area tertentu, yang bertepatan dengan sebuah VLR. Hal ini terdiri dari Mobile Country Code (MCC), Mobile Network Code (MNC), dan Local Area Code (LAC). MMC dan MNC adalah nomor yang sama digunakan ketika membentuk sebuah IMSI.
Cell Global Identification (CGI)
CGI adalah kumpulan nomor-nomor unik yang mengindentifikasi spesifikasi Cell yang didalamnya terdapat nomor Location Area, Network, dan Negara. CGI dibentuk oleh MCC, MNC, LAI, and Cell Identity (CI).
Sehingga, jika kita pakai sample no handphone saya, Chandra Adi Wibowo +62 878 63501 112, kita bisa membuat urutan code adalah sbb:
  • +62, adalah code MCC-Indonesia
  • 878, adalah MNC - XL-AXIATA Provider
  • 63501, adalah urutan code LAC, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, DAN
  • 112, adalah code CI, Nomor identitas yangterdapat pada SIM CARD pribadi.
VLR juga memiliki satu fungsi yang sangat penting lainnya: yakni penugasan dari  Temporary Mobile Subscriber Identity (TMSI). TMSI ditugaskan oleh VLR ke MS sebagai Local Areanya. TMSI-TMSI yang unik ini untuk menunjang fungsi dari sebuah VLR. TMSI hanya dialokasikan ketika dalam sebuah komunikasi yang dilakukan menggunakan cipher mode.
Antarmuka antara MSC dan VLR dikenal sebagai B Interface dan antarmuka antara VLR dan HLR dikenal sebagai D Interface D. Dan antarmuka antara dua kumpulan VLR disebut G Interface.
Equipment Identity Register (EIR)
Equipment Identity Register (EIR) - EIR adalah database yang menyimpan trek dari handset pada jaringan menggunakan IMEI. Hanya ada satu EIR per jaringan. Ini terdiri dari tiga daftar. Daftar putih, daftar abu-abu, dan daftar hitam.
  • Daftar hitam adalah daftar jika IMEIs yang akan ditolak oleh layanan jaringan untuk beberapa alasan. Alasan termasuk IMEI yang terdaftar sebagai dicuri atau clonedor jika handset rusak atau tidak memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi di jaringan tersebut.
  • Daftar abu-abu adalah daftar IMEIs yang akan dipantau untuk aktivitas suspicous/mencurigakan. Hal ini dapat mencakup handset yang berperilaku aneh dan atau tidak melakukan seperti jaringan yang semestinya.
  • Daftar putih adalah daftar berpenghuni. Itu berarti jika IMEI yang tidak pada daftar hitam atau abu-abu pada daftar, maka itu dianggap baik dan "pada daftar putih".
Antarmuka antara MSC dan EIR disebut F Interface.
Authentication Center (AUC)
Authentication Center (AUC) - AUC menangani tugas otentikasi dan enkripsi untuk jaringan. AUC menyimpan Code Identification untuk setiap IMSI pada jaringan. Hal ini juga menghasilkan cryptovariables seperti RAND, SRES, dan Kc. Meskipun tidak diperlukan, fisik AUC biasanya diletakkan bersamaan dengan HLR.
Ada satu antarmuka terakhir yang belum kita bahas. Yakni antarmuka antara HLR dan Global Mobile Switching Center (GMSC) disebut C Interface. Kita akan melihatnya seperti gambar dibawah ini. Diagram jaringan penuh melengkapi pengantar untuk arsitektur jaringan dari jaringan GSM. Di bawah ini kita akan menemukan sebuah diagram jaringan dengan semua komponen serta nama-nama dari semua antarmuka.


Dengan demikian kita bisa mengerti dan mengagumi bagaimana sebuah alat komunikasi yang begitu mudah dan canggih kita gunakan, terdiri atas elemen-eleman yang rumit yang dirangkai dan dipadukan dalam integrasi mudah, sehingga orang awam pun bisa menggunakannya.

Diterjemahkan oleh : Yuri Segamaho Kedan and tools http://translate.google.co.id/#en/id/
Dan Hak Cipta (Link Source) : http://students.ee.sun.ac.za/~gshmaritz/gsmfordummies/arch.shtml

Kamis, 04 Oktober 2012

INDONESIAN FREE ONLINE TV dan MEMBUAT WIDGET SIDE TV ONLINE DI BLOG


Bagi Anda yang ingin melihat/menyaksikan TV Online/Live streaming di internet, Anda bisa memilih channel dari Mivo.Tv (http://mivo.tv/home.phpyang ada di atas.
Anda juga bisa membuat MIVO TV ONLINE ini sebagai widget penghias homepage blog/web anda dengan menambah side left/right widget html, Adapun code html yang harus anda buat sbb :
Lebar (width) dan tinggi (height) dapat anda sesuaikan dengan ukuran yang anda inginkan.
Ps:
Untuk bisa menyaksikan TV Online dari Mivo.Tv ini, pastikan komputer Anda harus sudah terpasang/terinstall adobe flash player terlebih dahulu atau gunakan browser dari google chrome yang sudah plugin adobe flash playernya.

Jumat, 31 Agustus 2012

SERAT OPTIK - FIBER OPTICS

Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.

Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.
SEJARAH.
Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.
Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.

Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.

Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup mata normal akan dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.

Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.
KRONOLOGI PERKEMBANGAN SERAT OPTIK.
  • 1917 Albert Einstein memperkenalkan teori pancaran terstimulasi dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi
  • 1954 Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger dari Universitas Columbia USA, mengembangkan maser yaitu penguat gelombang mikro dengan pancaran terstimulasi, dimana molekul darigasamonia memperkuat dan menghasilkan gelombang elektromagnetik. Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan panjang gelombang pendek pada gelombang radio.
  • 1958 Charles Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan penelitiannya yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan spektrum tampak, dan menjelaskan tentang konsep laser.
  • 1960 Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah pengoperasian secara berkesinambungan dari laser helium-neon.
  • 1960 Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro dari Hughes Research Laboratories, menemukan sumber laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium.
  • 1961 Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis(serat optik). Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh.
  • 1961 Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi untuk keperluan medis di Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia-Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien.
  • 1962 Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan pencetak laser.
  • 1963 Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.
  • 1966 Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan penelitiannya tentang kemampuan serat optik dalam mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya dengan menggunakan serat kaca yang sangat murni. Dari penemuan ini, kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan serat kaca tersebut.
  • 1970 Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan serat optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer, yang selanjutnya pada 1972, tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Dan juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute dari Leningrad, mendemontrasikan laser semikonduktor yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik.
  • 1973 John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses pengendapan uap kimia ke bentuk ultratransparent glass yang kemudian menghasilkan serat optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil dan diproduksi secara masal.
  • 1975 Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan Laser Semikonduktor, laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar.
  • 1977 Perusahaan telepon memulai penggunaan serat optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi LED. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 switching station.
  • 1980 Industri serat optik benar-benar sudah berkibar, sambungan serat optik telah ada di kota kota besar di Amerika, AT&T mengumumkan akan menginstal jaringan serat optik yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C., kemudian dua tahun kemudian MCImengumumkan untuk melakukan hal yang sama. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL mulai memainkan peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.
  • 1987 David Payne dari Universitas Southampton memperkenalkan optical amplifiers yang dikotori (dopped) oleh elemen erbium, yang mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik.
  • 1988 Kabel Translantic yang pertama menggunakan serat kaca yang sangat transparan, dan hanya memerlukan repeater untuk setiap 40 mil.
  • 1991 Emmanuel Desurvire dari Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari Universitas Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel serat optik tersebut. Dengan keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel dengan penguat elektronik (electronic amplifier).
  • 1996 TPC-5 merupakan jenis kabel serat optik yang pertama menggunakan penguat optik. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Jepang, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon.
  • 1997 Serat optik menghubungkan seluruh dunia, Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan kabel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.
Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO)
Berdasarkan penggunaannya maka SKSO dibagi atas beberapa generasi yaitu :
Generasi pertama (mulai 1975)
Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.
Generasi kedua (mulai 1981)
Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.
Generasi ketiga (mulai 1982)
Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.
Generasi keempat (mulai 1984)
Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.
Generasi kelima (mulai 1989)
Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.
Generasi keenam
Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.
Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.
KELEBIHAN SERAT OPTIK.
Dalam penggunaan serat optik ini, terdapat beberapa keuntungan antara lain :
  1. Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
  2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
  3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
  4. Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
  5. Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api
  6. Tidak berkarat
KABEL SERAT OPTIK.
Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.
Pembagian serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket, biasanya berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik, walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi.

1. Berdasarkan mode yang dirambatkan :
  • Single mode : serat optik dengan inti (core) yang sangat kecil (biasanya sekitar 8,3 mikron), diameter intinya sangat sempit mendekati panjang gelombangsehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding selongsong (cladding). Bahagian inti serat optik single-mode terbuat dari bahan kaca silika (SiO2) dengan sejumlah kecil kaca Germania (GeO2) untuk meningkatkan indeks biasnya. Untuk mendapatkan performa yang baik pada kabel ini, biasanya untuk ukuran selongsongnya adalah sekitar 15 kali dari ukuran inti (sekitar 125 mikron). Kabel untuk jenis ini paling mahal, tetapi memiliki pelemahan (kurang dari 0.35dB per kilometer), sehingga memungkinkan kecepatan yang sangat tinggi dari jarak yang sangat jauh. Standar terbaru untuk kabel ini adalah ITU-T G.652D, dan G.657.
  • Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.
2. Berdasarkan indeks bias core :
  • Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.
  • Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.
PELEMAHAN.
Pelemahan (Attenuation) cahaya sangat penting diketahui terutama dalam merancang sistem telekomunikasi serat optik itu sendiri. Pelemahan cahaya dalam serat optik adalah adanya penurunan rata-rata daya optik pada kabel serat optik, biasanya diekspresikan dalam decibel (dB) tanpa tanda negatif. Berikut ini beberapa hal yang menyumbang kepada pelemahan cahaya pada serat optik :
  1. Penyerapan (Absorption)
  2. Kehilangan cahaya yang disebabkan adanya kotoran dalam serat optik.
  3. Penyebaran (Scattering)
  4. Kehilangan radiasi (radiative losses)
Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.
KODE WARNA PADA KABEL SERAT OPTIK.
Selubung luar
Dalam standarisasinya kode warna dari selubung luar (jacket) kabel serat optik jenis Patch Cord adalah sebagai berikut:

KONEKTOR.
Pada kabel serat optik, sambungan ujung terminal atau disebut juga konektor, biasanya memiliki tipe standar seperti berikut:
  1. FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
  2. SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.
  3. ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
  4. Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
  5. D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
  6. SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.
  7. E200
Selanjutnya jenis-jenis konektor tipe kecil:
  1. LC
  2. SMU
  3. SC-DC
Selain itu pada konektor tersebut biasanya menggunakan warna tertentu dengan maksud sebagai berikut:

KABUPATEN LOMBOK UTARA - NORTH LOMBOK REGENCY

Kabupaten Lombok Utara adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Tanjung. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat.
SEJARAH.
Kabupaten Lombok Utara pada awalnya merupakan bagian dari Kabupaten Lombok Barat yang termasuk dalam 15 (lima belas) Kecamatan yaitu Kecamatan Bayan, Gangga, Kayangan, Tanjung, Pemenang, Gunungsari, Batulayar, Narmada, Lingsar, Labuapi, Kediri, Kuripan, Gerung, Lembar dan Sekotong Tengah.
Seiring dengan terjadinya perkembangan yang menuntut pelayanan administrasi pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan masyarakat yang maksimal tercetus keinginan warga masyarakat Kabupaten Lombok Barat bagian Utara untuk mengusulkan pemekaran Kabupaten lombok Barat bagian Utara menjadi Kabupaten Lombok utara. Alasan pemekaran Kabupaten ini adalah dalam rangka percepatan pembangunan dan pendekatkan pelayanan masyarakat yang mana dengan dipindahkannya Ibukota Kabupaten lombok Barat di Gerung berimplikasi pada semakin jauhnya jarak tempuh masyarakat Lombok Barat bagian utara ke pusat pemerintahan Kabupaten.
Guna mewujudkan aspirasi dan keinginan masyarakat Kabupaten Lombok Barat bagian utara tersebut beberapa proses ditempuh antara lain:
  1. Bupati Kabupaten lombok Barat membentuk Komite dan Tim pengkajian Pemekaran Kabupaten Lombok Barat yang melibatkan berbagai komponen masyarakat dan unsur Akademisi dengan Keputusan Bupati Nomor 04/03/PEM/2005 tanggal 14 Januari 2005 yang diketuai oleh H. Djohan Sjamsu, SH, Wakil Ketua H. Najmul Ahyar, SH, MH, dan Datu Rahdin Jayawangsa, SH sebagai Sekretaris Umum yang bertugas mengkoordinasikan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan proses persiapan, syarat-syarat dan kriteria Pemekaran Kabupaten Lombok barat.
  2. Persetujuan DPRD Kabupaten Lombok Barat Nomor 6/KEP./DPRD/2006 tanggal 6 Juni 2006 dan Bupati Lombok Barat nomor 341/27/Pem/2006 tanggal 6 juni 2006 selanjutnya dituangkan dalam usulan ke Mendagri dengan surat nomor 100/56/Pem.Otdes/2006 tanggal 6 Juni 2006 dan Gubernur Provinsi NTB serta DPRD Provinsi NTB Nomor 61/KPKLB/LU/V/2006 tanggal 17 Juni 2006. Sambil menunggu persetujuan, Komite melanjutkan proses pemekaran dengan meminta dukungan kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dengan surat Nomor 73/KPKLB/LU/VII/2006 tanggal 8 Juli 2006 serta kepada Ketua Komisi II DPR RI Nomor 72/KPKLB/LU/VII/2006 prihal usulan Pembentukan Kabupaten Lombok Utara didaftarkan dalam Rapat DPR RI Tahun 2006.
  3. Terbit persetujuan Gubernur Nomor 301 Tahun 2006 tanggal 7 Agustus 2006 dan DPRD Provinsi NTB Nomor 09/KPTS/DPRD/2006 tanggal 24 Agustus 2006 sebagai bahan kelengkapan usulan kepada Ketua Komisi II DPR RI dan DPD RI dengan surat masing-masing Nomor 88/KPKLB/LU/IX/2006 tanggal 2 September 2006 dan Nomor 89/KPKLB/LU/IX/2006 tanggal 4 September 2006.
  4. Penetapan Tanjung sebagai calon Ibukota Kabupaten Lombok Utara dengan pertimbangan sarana prasarana pemerintahan yang cukup memadai, strategis dan didukung oleh tokoh masyalakat Lombok Utara dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan surat Nomor 011/23/BUP/2008 tanggal 19 april 2008.
  5. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melalui Keputusan Nomor 6/DPD/2008 tanggal 6 pebruari 2008 tentang Pandangan dan Pendapat DPD RI pada point (4) menyatakan bahwa Calon Kabupaten Lombok Utara layak untuk dibentuk menjadi Kabupaten baru sebagai pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat dengan Ibukota terletak di Kecamatan Tanjung.
  6. Setelah melalui proses dan tahapan usulan pemekaran Kabupaten Lombok Barat mendapatkan tindak lanjut dengan diagendakannya 12 Rancangan Undang Undang dalam sidang Dewan Perwakilan Rakyat, termasuk Undang Undang tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara yakni dengan diterbitkannya Surat Ketua DPR RI kepada Presiden RI Nomor RU.02/8231/DPR-RI/2007 tanggal 25 Oktober 2007 perihal Usul DPR mengenai 12 RUU tentang Pembentukan Kabupaten/Kota dan RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 53 Tahun 1999.
  7. Perjuangan Pembentukan Kabupaten Lombok Utara yang menjadi harapan seluruh Masyarakat Lombok Utara akhirnya terwujud dengan Pembentukan Kabupaten Lombok Utara di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan menjadi tonggak sejarah bagi keberlangsungan Kabupaten Lombok Utara.
  8. Sebagai pelaksanaan dari Undang Undang Nomor 26 tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten lombok Utara di Provinsi Nusa Tenggara Barat, maka dengan Keputusan Menteri dalam Negeri Nomor 131.52-1001 tahun 2008 tanggal 24 Desember 2008 tentang pengangkatan Penjabat Bupati Lombok Utara di provinsi NTB maka diangkat DRS. H. LALU BAKRI Sebagai Penjabat Bupati lombok utara yang pelantikannya dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2008 oleh Menteri dalam Negeri atas nama presiden RI. Sehubungan dengan keikutsertaan Penjabat Bupati DRS. H. LALU BAKRI, sebagai Calon Walikota Mataram maka pada tanggal 6 Januari 2010 diangkat dan dilantik DRS. RIDWAN HIDAYAT, sebagai Penjabat Bupati Lombok Utara oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat menggantikan DRS. H. LALU BAKRI.
  9. Sebagai Daerah Otonomi baru yang belum memiliki Bupati dan Wakil Bupati Definitif maka KPUD Kabupaten Lombok Barat sebagai Pelaksana Pemilu-Kada Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan Pemilu-Kada Pertama Kabupaten Lombok Utara pada tanggal 7 Juni 2010. Pemilu-Kada pertama ini diikuti oleh empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dan telah berhasil dilaksanakan dengan aman, damai, dalam suasana yang sangat kondusif. Masyarakat telah memilih Pemimpin mereka yakni dengan telah terpilihnya pasangan Calon Bupati H. Djohan Sjamsu, SH dan Wakil Bupati H. Najmul Ahyar, SH, MH.
  10. Selanjutnya KPUD Kabupaten Lombok Barat menetapkan Pemenang Pemilu-Kada Kabupaten Lombok Utara yakni Pasangan H. Djohan Sjamsu, SH sebagai Bupati dan H. Najmul Ahyar, SH, MH, sebagai wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara periode 2010-1015.
  11. Dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.52-358 tahun 2010 tentang pengangkatan H. Djohan Sjamsu sebagai Bupati Kabupaten Lombok Utara periode 2010-2015, dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.52-359 tahun 2010 tentang pengangkatan H. Najmul Ahyar, SH, MH, sebagai Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara Periode 2010-2015 yang pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Barat atas nama Menteri Dalam Negeri pada tanggal 02 Agustus 2010.
Dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Lombok Utara maka tercatat sebagi tonggak sejarah Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Lombok Utara bahwa H. Djohan Sjamsu, SH dan H. Najmul Ahyar, SH, MH, sebagai Bupati dan Wakil Bupati PERTAMA Kabupaten Lombok Utara.PEMERINTAH DAERAH.
Susunan jajaran pemerintahan daerah Kabupaten Lombok Utara adalah:

  • Bupati: H. Djohan Sjamsu, SH 
  • Wakil Bupati: H. Najmul Akhyar, SH, MH 
  • Ketua DPRD KLU: Mariadi, S. Ag Kecamatan 

Wilayah ini dibagi menjadi 5 kecamatan, yaitu:

  1. Bayan 
  2. Gangga 
  3. Kayangan 
  4. Pemenang 
  5. Tanjung
GEOGRAFIS.
Dengan diterbitkannya Undang Undang Nomor 26 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara, dilanjutkan dengan peresmian dan pelantikan Penjabat Bupati Lombok Utara pada tanggal 30 Desember 2008, menjadikan Kabupaten Lombok Utara sebagai Daerah Otonomi baru di Propinsi Nusa Tenggara Barat.
Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota di Propinsi Nusa Tenggra Barat, yang posisinya terletak dibagian utara pulau lombok dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Laut Jawa
Sebelah Barat : Selat Lombok Dan Kabupaten Lombok Barat
Sebelah Selatan : Kabupaten Lombok Barat Dan Kabupaten Lombok Tengah
Sebelah Timur : Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Lombok Utara mempunyai luas wilayah daratan yakni seluas 809,53 Km2, dan secara administrastif terbagi dalam 5 (lima) Kecamatan, 33 Desa dan 322 Dusun, yang mana Kecamatan Bayan memiliki luas wilayah terbesar dengan luas wilayah 329,10 Km2 dan terkecil adalah Kecamatan Pemenang dengan luas wilayah 81,09 Km2.
Letak Kabupaten Lombok Utara sangat strategis yaitu terletak pada daerah tujuan pariwisata sedangkan jalur perhubungan laut dengan Selat Lombok sebagai jalur perhubungan laut yang semakin ramai, dari arah timur tengah untuk lalu lintas bahan bakar minyak dan dari Australia berupa mineral logam ke Asia Pasifik.
Diwilayah Kabupaten Lombok Utara juga terdapat gugusan Pulau-pulau kecil yang cukup terkenal dengan wisata alam laut dan pantainya yakni Gili (pulau), Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan. Berdasarkan data dari Badan Metereologi dan Geofisika (BMG), Kabupaten Lombok Utara tergolong daerah yang beriklim tropis dengan temperatur berkisar 23,1 derajat Celcius dengan temperatur tertinggi terjadi pada bulan Juli-Agustus 32,9 derajat celcius dan terendah pada bulan April yaitu 20,9 derajat celcius.
Ditinjau dari keadaan geografisnya Kabupaten Lombok Utara terbagi menjadi: Daerah Pegunungan, yaitu gugusan pegunungan yang membentang dari Kecamatan Bayan sampai Kecamatan Pemenang. Gugusan pegunungan ini merupakan sumber air sungai yang mengalir kewilayah-wilayah daratan dan bermuara disepanjang pesisir pantai.
PARIWISATA.
Sebagai wilayah yang dikelilingi oleh keagungan Gunung Rinjani dan gunung-gunung disekitarnya, Kabupaten Lombok Utara memberikan panorama yang mempesona, bentangan keindahan pantai-pantai, lembah dan hutan basah dengan pepohonan mahuni, jati dan jenis pohon-pohon lokal lainnya yang tinggi menjulang, memberikan kesempatan untuk melakukan pendakian dan pariwisata yang berwawasan lingkungan.
Lombok Utara adalah wilayah kabupaten baru yang secara resmi terbentuk pada tanggal 21 Juli 2008. Kabupaten Lombok Utara (KLU) terdiri dari 5 kecamatan termasuk pulau-pulau kecil, 33 Desa dan 332 kampung dengan jumlah penduduk sekitar 210.000 jiwa.
Lombok Utara dapat ditempuh melalui dua jalur utama dengan sarana jalan memadai masing-masing dengan keindahan alam yang berbeda. Jalan pesisir pantai dimulai dari Kota Ampenan langsung ke jalur pantai barat menuju utara dapat kita saksikan pemandangan yang menakjubkan dengan keindahan teluk-teluk dan pantai-pantai yang membentang ke wilayah barat daya, demikian pula kita dapat saksikan indahnya pemandangan tiga gili dan Pulau Bali di sebelah barat.
PUSUK PASS.
Pusuk Pass, merupakan jalan lembah yang sejuk dimulai dari Gunungsari dan langsung melewati daratan hutan yang berahir di Pamenang di wilayah utara. Perjalanan dengan menggunakan kendaraan sepanjang Pusuk dapat kita saksikan keindahan pemandangan lembah dan ngarai dengan sungai-sungai yang mengalir melalui hutan tropis dan perkampungan kecil diantara pepohonan. Segerombolan monyet berwarna abu yang hidup dalam hutan dan lembah turun ke jalan berharap mendapatkan makanan dari pengendara motor.
BANGSAL.
Bangsal adalah sebuah kampung yang indah sebagian besar dihuni oleh warga Hindu Bali dikelilingi oleh persawahan, pura-pura yang tidak jauh dari laut dan pegunungan. Lebih jauh ke utara menuju Pantai Sire, pantai dengan pasir putih dan merupakan tempat snorkeling yang baik memiliki karang-karang pantai yang indah.