Kamis, 30 Agustus 2012

KABUPATEN LOMBOK TENGAH - MIDDLE LOMBOK REGENCY

Kabupaten Lombok Tengah adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ibu kota daerah ini ialah Praya. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.208,39 km² dengan populasi sebanyak 745.433 jiwa.
GEOGRAFIS.
Kabupaten Lombok Tengah terletak pada posisi 82° 7' - 8° 30' Lintang Selatan dan 116° 10' - 116° 30' Bujur Timur, membujur mulai dari kaki Gunung Rinjani di sebelah Utara hingga ke pesisir pantai Kuta di sebelah Selatan dengan beberapa pulau kecil yang ada disekitarnya.
BATAS DAN LUAS WILAYAH.
Luas wilayah Kabupaten Lombok Tengah adalah 1.208,39 km² dengan batas-batas sebagai berikut:
  • Utara Gunung Rinjani (Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur) 
  • Selatan Samudera Indonesia 
  • Barat Kabupaten Lombok Barat 
  • Timur Kabupaten Lombok Timur 
TOPOGRAFI.
Wilayah Lombok Tengah yang membujur dari utara ke selatan tersebut mempunyai letak dan ketinggian yang bervariasi mulai dari nol (0) hingga 2000 meter dari permukaan laut. Secara garis besar topografi masih mirip dengan kabupaten lain di pulau Lombok. Jenis-jenis tanah yang ada di kawasan ini antara lain:

  • Aluvial: 2.764 Ha 
  • Regusol Kelabu: 20.387 Ha 
  • Kompleks Gromusol Kelabu Tua: 3.947 Ha 
  • Gromusol Kelabu: 34.306 Ha 
  • Regusol Coklat: 8.225 Ha 
  • Brown Forest Soil: 9.575 Ha 
  • Kompleks Mediteran Coklat: 41.635 Ha 
IKLIM.
 Berdasarkan klasifikasi Schmid dan Ferguson, Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim D dan iklim E, yaitu hujan tropis dengan musim kemarau kering, yaitu mulai bulan November sampai dengan Mei, sementara curah hujan berkisar antara 1.000 hingga 2.500 mm per tahun. Curah hujan tersebut dapat dirincikan sebagai berikut:
  • 1000-1750 mm, biasanya terjadi di Kecamatan Janapria, Praya dan Kecamatan Praya Tengah 
  • 1000-2000 mm, biasanya terjadi di Kecamatan Janapria 
  • 1500-2500, biasanya terjadi di Kecamatan Batukliang Utara, Jonggat, Kopang, Praya Barat Daya dan Kecamatan Pringgarata.
PENDUDUK. 
 Menurut data hasil sensus penduduk tahun 2000, jumlah penduduk Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 745.433 jiwa (laki-laki 350.734 jiwa dan perempuan 394.699 jiwa) dengan Sex Ratio 89. Laju pertumbuhan sebesar 0.97%. Tingkat pertumbuhan merupakan kemajuan dari sebelumnya, yaitu 211% per tahun (periode 1970 - 1980) dan 1,64% per tahun (periode 1980 - 1990). Tingkat kepadatan mencapai 617 jiwa/km².
MATA PENCAHARIAN.
Mengingat sebagian wilayah Kabupaten Lombok Tengah merupakan areal pertanian, maka sebagian besar penduduknya hidup sebagai petani. Secara keseluruhan, persentase pembagian penduduk di Kabupaten Lombok Tengah dari segi mata pencaharian adalah: pertanian 72%, industri 7%, jasa 7%, perdagangan 7%, angkutan 3%, konstruksi 2% dan lainnya 2%.
PARIWISATA.

Lombok Tengah adalah salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat yang telah cukup lama menjadi daerah tujuan wisata. Berjarak hanya 30 kilometer dari Mataram, Lombok Tengah merupakan tempat obyek-obyek wisata penting di pulau Lombok.
Daya tarik utamanya yaitu keindahan pantai-pantai berpasir putih, sebagian berbulir sangat khas seperti butiran merica, yang menghadap langsung ke Samudra Hindia dengan ombak yang juga khas yang telah menarik banyak peselancar dan penyelam, juga pecinta keindahan alam dari seluruh dunia untuk datang berkunjung.
Untuk menarik minat wisatawan terutama wisatawan mancanegara maka selain giat melakukan kegiatan promosi pariwisata, Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai fasilitas yang mendukung potensi wisata yang ada :
Objek Wisata Alam ( Hutan/Perairan pedalaman ) :
Benang Stokel, Benang Kelambu, Aik Bukak. Daya tariknya adalah Air Terjun, Outbond Area, Camping, Kolam renang dan keindahan Alam serat pengamatan flora dan fauna.
Objek Wisata Alam ( Bahari ) : 
Pantai Gerupuk, Pantai Awang, Pantai An, Pantai Seger, Pantai Kuta, Selong Belanak, Pantai Mawi, Pantai Tomang, Pantai Are Guling, Pantai Pengatap, Rowok, Torok Aik Belek, Pantai Mawun. Daya Tarik dari pantai-pantai di Lombok Tengaht tersebut selain pasir putihnya, juga perbukitan, ombak untuk serving, sunset, perkampungan nelayan,budidaya ikan kerapu, budi daya mutiara, pasar ikan tradisional dan terumbu karang.
ObjekWisata Alam ( Geologi dan Vulkanologi ) : 
Goa Bengkang, Goa Pengembur, Gunung Rinjani, Batu Rijan. Gunung Rinjani sangat terkenal sebagai objek wisata. Aktivitas yang bisa dilakukan adalah Trekking, Pengamatan Flora Langka, Pengamatan Fauna langka, Photografi, Mancing di danau dan bisa juga dipakai untuk wisata religi.
Objek Wisata Budaya ( Peninggalan Sejarah ) : 
Dusun Sade, Dusun Nde adalah rumah tradisional, kampung tradisional, tipologi pemukiman suku sasak, kesenian daerah dan upacara adat. Mesjid Kuno Rembitan, Mesjid Gunung Pujut adalah mesjid kuno, tipologi Pemukiman Suku Sasak dan Upacara Agama. Makam Nyatok, Makam Ketak, Makam Serewe adalah makam Tokoh Agama Islam dan Makam Raja Pejanggik.Aktivitas wisata yang bisa dilakukan adalah belajar menenun, photografi, wisata ziarah, pengamatan upacara agama dan penelitian.
Objek Wisata Budaya ( Kehidupan Masyarakat ) : 
Kerajinan Gerabah Penujak, Kerajinan Tenun Tradisional Sukarare, Kerajinan Anyaman Rotan/ Ketak Beleke. Aktivitas wisata yadalah study tour, penelitian, shopping.
Objek Wisata Buatan ( Olahraga Khusus ) : 
Pacuan Kuda, Bendungan Pengga, Bendungan Batujai.
Objek Wisata Buatan ( Festival Khusus) : 
Peresean, Rudat, Oncer, Gandrung, Gandrung, Amak Abir, Bau Nyale, Gendang Belek, Cilokaq, Menting Lelakaq, Pagelaran Zikir Madani. Sanggar Rinjani, Jangger, Ngorek, Jejaranan, Tambur, Genggong, Drama Sakral, Cupak Grantang, Wayang KUlit, Rudat, Macapat, Gansing, Selodor, Engrang, Pencak, Layang-layang, Main Karet.
Objek Wisata Buatan ( Wisata Agro ): 
Sekedek yaitu budidaya tanaman jeruk.
Link Source :
http://lomboktengahkab.go.id/
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Convey useful and polite, because we are trying to provide benefits for all of us.