CV PRIMA SEJAHTERA, MATARAM - INDONESIA

To support national development continuously, CV. Prima Sejahtera has intends to active participated with contributed innovative idea based on experience, human resources and hards work.

LOMBOK "ParadisE" ISLAND

Kerajaan Selaparang telah kalah karena diserang secara tiba-tiba, dan akhirnya semua harta benda milik kerajaan selaparang dirampas oleh pasukan Bali, sisa-sisa yang tidak terbawa kemudian dibakar.

JENIS - JENIS TOWER BTS

Tower 4 kaki sangat jarang dijumpai roboh karena memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tower ini mampu menampung banyak antena dan radio.

SMART PHONES

Telepon cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.

SERAT OPTIK - FIBRE OPTIC

Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik.

Tampilkan postingan dengan label CELLULAR TELECOMMUNICATION. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CELLULAR TELECOMMUNICATION. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Oktober 2012

STRUKTUR SISTEM JARINGAN - A GSM Network Architecture

Sebuah jaringan GSM terdiri dari beberapa komponen dan interface yang memfasilitasi pengiriman dan penerimaan sinyal dan pesan lalu lintas. Yang dimaksud adalah koleksi transceiver, pengendali, switch, router, dan register yang terintegrasi menjadi satu bagian. Sebuah Public Land Mobile and Network (PLMN) adalah jaringan yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu penyedia layanan GSM atau provider administrasi, yang mencakup semua komponen dan peralatan seperti yang dijelaskan di bawah ini. Sebagai contoh, semua sumber daya peralatan dan jaringan yang dimiliki dan dioperasikan oleh Cingular dianggap sebagai PLMN.
Mobile Station (MS)
Sebuah Mobile Station (MS) terdiri dari dua komponen :
  • Mobile Equipment (ME) ini mengacu pada telepon fisik itu sendiri. Telepon harus dapat beroperasi pada jaringan GSM. Ponsel tua dioperasikan pada satu band saja. Baru kemudian muncul generasi ponsel dual-band, triple-band, dan bahkan quad-band mampu. Sebuah ponsel quad-band memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi pada jaringan GSM di seluruh dunia. Setiap telepon unik diidentifikasi oleh nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). Jumlah ini terintegrasi ke dalam ponsel oleh produsen. IMEI ini biasanya dapat ditemukan dengan melepas baterai dari telepon dan membaca pada panel. Hal ini dimungkinkan untuk mengubah IMEI pada ponsel untuk mencerminkan IMEI yang berbeda. Hal ini dikenal sebagai spoofing IMEI atau kloning IMEI. Hal ini biasanya dilakukan pada ponsel dicuri. Rata-rata pengguna tidak memiliki kemampuan teknis untuk mengubah IMEI ponsel ini.
  • Subscriber Identity Module (SIM) - SIM adalah sebuah kartu pintar kecil yang dimasukkan ke dalam telepon dan membawa informasi khusus untuk pelanggan, seperti IMSI, TMSI, Ki (digunakan untuk enkripsi), Name Service Provider (SPN), dan Lokal daerah Identity (LAI). SIM juga dapat menyimpan nomor telepon (MSISDN) keluar dan diterima, Kc (digunakan untuk enkripsi), buku telepon, dan data untuk aplikasi lain. Kartu SIM dapat dipindahkan (Mobile) dari satu ponsel ke ponsel lain. 
Setiap kartu SIM dilindungi oleh Identification Number 4-digit Pribadi (PIN). Didalam menggunakan kartu SIM, pengguna harus memasukkan PIN tersebut. Jika PIN yang dimasukkan sebanyak tiga kali berturut-turut, kartu itu akan mem-blok sendiri/otomatis dan tidak dapat digunakan kembali, untuk dapat mengaktifkan kembali hanya bisa dibuka dengan kunci 8-digit PUK (Personal Unblocking), yang juga disimpan pada kartu SIM.
Base Transceiver Station (BTS)
Base Transceiver Station adalah media jalur yang memberikan akses untuk Mobile Station ke jaringan. Hal ini dimaksud agar BTS memberikan jalur komunikasi radio antara jaringan dan MS. Juga termasuk dalam penanganan encoding pidato/suara, enkripsi, multiplexing (TDMA), dan modulasi / demodulasi dari sinyal radio. Hal ini juga termasuk memberi kemampuan frekuensi hopping. Sebuah BTS akan memiliki antara 1 dan 16 Transceivers (TRX), tergantung pada geografi dan permintaan pengguna dari suatu daerah. TRX masing-masing mewakili satu ARFCN.
Satu BTS biasanya dapat mengkover/mencakup sektor area sebesar 120 derajat tunggal pada suatu daerah. Biasanya sebuah menara dengan 3 BTS akan mengakomodasi semua 360 derajat di sekitar menara. Namun, tergantung pada geografi dan permintaan pengguna dari suatu daerah, sel dapat dibagi menjadi satu atau dua sektor, atau sel cakupan/BTS melayani beberapa cakupan sektor yang berlebihan (overdrive) tetapi hal ini dapat mengurangi jalur akses Mobil Station ke sistem jaringan itu sendiri.

Sebuah BTS diberikan sebuah CELL Identity. Identitas sel adalah nomor (oktet ganda) 16-bit  yang mengidentifikasi sel yang di wilayah /lokasi tertentu. Identitas sel adalah bagian dari Identifikasi Sel Global/CELL GLOBAL IDENTIFICATION (CGI), yang akan kita bahas pada bagian tentang Visitor Location Register (VLR).
Antarmuka antara MS dan BTS dikenal sebagai Interface Um atau Interface Air.
Base Station Controller (BSC)
Sebuah BSC dapat mengontrol BTS lebih dari satu. Termasuk dalam menangani alokasi/administrasi saluran radio frekuensi, daya dan pengukuran sinyal dari MS, dan serah terima dari satu BTS ke BTS lainnya (jika kedua BTS dikendalikan oleh BSC yang sama). Sebuah BSC juga berfungsi sebagai "funneler". Ini mengurangi jumlah koneksi ke MOBILE SWITCHING CENTER (MSC) dan memungkinkan untuk mengkoneksi kapasitas yang lebih besar ke MSC.
Sebuah my BSC akan mengatur alokasi cakupan antar BTS atau mungkin secara geografis terpisah. Bahkan bisa meng-alokasikan dengan MOBILE SWITCHING CENTER (MSC).

Dan antarmuka antara BTS dan BSC dikenal sebagai Abis Interface.
Kemudian beberapa Base Transceiver Station (BTS) dan Basis Station Controller (BSC) bersama-sama membentuk sebuah Base Station System (BSS).
Mobile Switching Center (MSC)
Mobile Switching Center (MSC) - MSC adalah jantung network GSM. MSC menangani panggilan routing, call setup, dan merupakan fungsi dasar. Sebuah MSC  menangani beberapa BSC dan juga interface ganda dengan  MSC register yang lainnya. Hal ini juga menangani inner BSC handoffs serta berkoordinasi dengan MSC lain sesama MSC handoffs.
Antarmuka antara BSC dan MSC dikenal sebagai A Interface.
Gateway Mobile Switching Center (GMSC)
Ada hal penting dari MSC, yang disebut Gateway Mobile Switching Center (GMSC). The GMSC berfungsi sebagai gateway antara dua jaringan. Jika pelanggan selular ingin menempatkan panggilan ke darat biasa, maka panggilan akan harus melalui GMSC dalam rangka untuk beralih ke Publik Switched Telephone Network (PSTN).

Misalnya, jika pelanggan pada jaringan Cingular ingin memanggil pelanggan pada jaringan T-Mobile, panggilan akan harus melalui suatu GMSC.

Antarmuka antara dua Mobil Switching Center (MSC) disebut E Interface.
Home Location Register (HLR)
Home Location Register (HLR) - HLR adalah database besar yang secara permanen menyimpan data tentang pelanggan. HLR menyimpan informasi pelanggan-spesifik  seperti nomor MSISDN, IMSI, lokasi saat ini MS, pembatasan roaming, dan feautures tambahan pelanggan.  Biasanya hanya satu HLR dalam jaringan tertentu, tetapi umumnya setiap jaringan memiliki beberapa HLR, yang tersebar beberapa di seluruh jaringannya.
Visitor Location Register (VLR)
Visitor Location Register (VLR) - VLR adalah database yang berisi subset dari informasi yang terletak di HLR. VLR berisi informasi yang sama seperti HLR, tapi hanya untuk pelanggan di Lokal Areanya sendiri. Ada VLR-VLR untuk setiap Location Area. VLR mengurangi jumlah keseluruhan antrian ke HLR dan dengan demikian mengurangi lalu lintas jaringan. VLRs sering diidentifikasi sebagai Local Area Code (LAC) untuk daerah-daerah yang mereka layani.
Local Area Code (LAC)
Sebuah LAC adalah fixed-length code (dua oktet) yang dapat mengidentifikasi lokasi area dalam sebuah jaringan. Setiap LOCAL AREA dilayani oleh VLR, sehingga kita bisa memastikan LACyang ditugaskan untuk sebuah VLR.
Local Area Identity (LAI)
Sebuah LAI adalah angka global uniqe yang mengidentifikasi negara, penyedia jaringan, dan LAC dari setiap Lokasi Area tertentu, yang bertepatan dengan sebuah VLR. Hal ini terdiri dari Mobile Country Code (MCC), Mobile Network Code (MNC), dan Local Area Code (LAC). MMC dan MNC adalah nomor yang sama digunakan ketika membentuk sebuah IMSI.
Cell Global Identification (CGI)
CGI adalah kumpulan nomor-nomor unik yang mengindentifikasi spesifikasi Cell yang didalamnya terdapat nomor Location Area, Network, dan Negara. CGI dibentuk oleh MCC, MNC, LAI, and Cell Identity (CI).
Sehingga, jika kita pakai sample no handphone saya, Chandra Adi Wibowo +62 878 63501 112, kita bisa membuat urutan code adalah sbb:
  • +62, adalah code MCC-Indonesia
  • 878, adalah MNC - XL-AXIATA Provider
  • 63501, adalah urutan code LAC, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, DAN
  • 112, adalah code CI, Nomor identitas yangterdapat pada SIM CARD pribadi.
VLR juga memiliki satu fungsi yang sangat penting lainnya: yakni penugasan dari  Temporary Mobile Subscriber Identity (TMSI). TMSI ditugaskan oleh VLR ke MS sebagai Local Areanya. TMSI-TMSI yang unik ini untuk menunjang fungsi dari sebuah VLR. TMSI hanya dialokasikan ketika dalam sebuah komunikasi yang dilakukan menggunakan cipher mode.
Antarmuka antara MSC dan VLR dikenal sebagai B Interface dan antarmuka antara VLR dan HLR dikenal sebagai D Interface D. Dan antarmuka antara dua kumpulan VLR disebut G Interface.
Equipment Identity Register (EIR)
Equipment Identity Register (EIR) - EIR adalah database yang menyimpan trek dari handset pada jaringan menggunakan IMEI. Hanya ada satu EIR per jaringan. Ini terdiri dari tiga daftar. Daftar putih, daftar abu-abu, dan daftar hitam.
  • Daftar hitam adalah daftar jika IMEIs yang akan ditolak oleh layanan jaringan untuk beberapa alasan. Alasan termasuk IMEI yang terdaftar sebagai dicuri atau clonedor jika handset rusak atau tidak memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi di jaringan tersebut.
  • Daftar abu-abu adalah daftar IMEIs yang akan dipantau untuk aktivitas suspicous/mencurigakan. Hal ini dapat mencakup handset yang berperilaku aneh dan atau tidak melakukan seperti jaringan yang semestinya.
  • Daftar putih adalah daftar berpenghuni. Itu berarti jika IMEI yang tidak pada daftar hitam atau abu-abu pada daftar, maka itu dianggap baik dan "pada daftar putih".
Antarmuka antara MSC dan EIR disebut F Interface.
Authentication Center (AUC)
Authentication Center (AUC) - AUC menangani tugas otentikasi dan enkripsi untuk jaringan. AUC menyimpan Code Identification untuk setiap IMSI pada jaringan. Hal ini juga menghasilkan cryptovariables seperti RAND, SRES, dan Kc. Meskipun tidak diperlukan, fisik AUC biasanya diletakkan bersamaan dengan HLR.
Ada satu antarmuka terakhir yang belum kita bahas. Yakni antarmuka antara HLR dan Global Mobile Switching Center (GMSC) disebut C Interface. Kita akan melihatnya seperti gambar dibawah ini. Diagram jaringan penuh melengkapi pengantar untuk arsitektur jaringan dari jaringan GSM. Di bawah ini kita akan menemukan sebuah diagram jaringan dengan semua komponen serta nama-nama dari semua antarmuka.


Dengan demikian kita bisa mengerti dan mengagumi bagaimana sebuah alat komunikasi yang begitu mudah dan canggih kita gunakan, terdiri atas elemen-eleman yang rumit yang dirangkai dan dipadukan dalam integrasi mudah, sehingga orang awam pun bisa menggunakannya.

Diterjemahkan oleh : Yuri Segamaho Kedan and tools http://translate.google.co.id/#en/id/
Dan Hak Cipta (Link Source) : http://students.ee.sun.ac.za/~gshmaritz/gsmfordummies/arch.shtml

Minggu, 26 Agustus 2012

Telepon Cerdas - Smart Phone

Telepon cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti telepon cerdas. Bagi beberapa orang, telepon pintar merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, telepon cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, telepon cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon.
Pertumbuhan permintaan akan alat canggih yang mudah dibawa kemana-mana membuat kemajuan besar dalam pemroses, ngingatan, layar dan sistem operasi yang di luar dari jalur telepon genggam sejak beberapa tahun ini.
PENGERTIAN.
Belum ada kesepakatan dalam industri ini mengenai apa yang membuat telepon menjadi “pintar”, dan pengertian dari telepon pintar itu pun berubah mengikuti waktu. Menurut David Wood, Wakil Presiden Eksekutif PT Symbian OS, “Telepon pintar dapat dibedakan dengan telepon genggam biasa dengan dua cara fundamental: bagaimana mereka dibuat dan apa yang mereka bisa lakukan.” Pengertian lainnya memberikan penekanan berbedaan dari dua faktor ini.

“Dengan menggunakan telepon pintar hanya merupakan sebuah hanya evolusi dari jenjang-jenjang evolusi, jadi kemungkinan alat ini pada titik tertentu...akan menjadi lebih kecil dan kita tidak akan menyebutnya telepon lagi, tetapi ia akan terintegrasi...kesepakatannya di sini adalah untuk membuat alat ini menjadi se-tidak terlihat mungkin, antara anda, dan apa yang anda ingin lakukan" kata Sacha Wunsch-Vincent pada OECD (Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi).
Kebanyakan alat yang dikategorikan sebagai telepon pintar menggunakan sistem operasi yang berbeda. 
Dalam hal fitur, kebanyakan telepon pintar mendukung sepenuhnya fasilitas surel dengan fungsi pengatur personal yang lengkap. Fungsi lainnya dapat menyertakan miniatur papan ketik QWERTY, layar sentuh atau D-pad, kamera, pengaturan daftar nama, penghitung kecepatan, navigasi piranti lunak dan keras, kemampuan membaca dokumen bisnis, pemutar musik, penjelajah foto dan melihat klip video, penjelajah internet, atau hanya sekedar akses aman untuk membuka surel perusahaan, seperti yang ditawarkan oleh BlackBerry
Fitur yang paling sering ditemukan dalam telepon pintar adalah kemampuannya menyimpan daftar nama sebanyak mungkin, tidak seperti telepon genggam biasa yang mempunyai batasan maksimum penyimpanan daftar nama.
SEJARAH.
Telepon pintar pertama dinamakan Simon; di rancang oleh IBM pada 1992 dan dipamerkan sebagai produk konsep tahun itu di COMDEX, sebuah pameran komputer di Las Vegas, Nevada. Telepon pintar tersebut dipasarkan ke publik pada tahun 1993 dan dijual oleh BellSouth. Tidak hanya menjadi sebuah telepon genggam, telepon pintar tersebut juga memiliki kalender, buku telepon, jam dunia, tempat pencatat, surel, kemampuan mengirim dan menerima faks dan permainan. Telepon canggih tersebut tidak mempunyai tombol-tombol. Melainkan para pengguna menggunakan layar sentuh untuk memilih nomor telepon dengan jari atau membuat faksimile dan memo dengan tongkat stylus. Teks dimasukkan dengan papan ketik “prediksi” yang unik di layar. Bagi standar masa kini, Simon merupakan produk tingkat rendah, tetapi fitur-fiturnya pada saat itu sangatlah canggih.

Nokia Communicator merupakan telepon pintar pertama Nokia, dimulai dengan Nokia 9000, pada tahun 1996. Telepon pintar yang serupa dengan komputer tangan yang unik ini adalah hasil dari usaha penggabungan model PDA buatan Hewlett Packard yang sukses dan mahal dengan telepon Nokia yang laris pada waktu itu. Nokia 9210 merupakan komunikator berlayar warna pertama dan juga merupakan telepon pintar sejati yang menggunakan sistem operasi. Komunikator 9500 menjadi komunikator berkamera dan ber-WiFi pertama. Komunikator 9300 memiliki perubahan dalam bentuk yang lebih kecil dan komunikator yang terbaru E90 menyertakan GPS. Meskipun Nokia 9210 dapat diargumentasikan sebagai telepon pintar sejati pertama dengan sistem operasi, Nokia tetap menyebutnya sebagai komunikator.

Ericsson R380 dahulu terjual sebagai ‘telepon pintar’ tetapi tidak bisa menjalankan aplikasi pihak ketiga.
Pada Oktober 2001, Handspring mengeluarkan telepon pintar Palm OS Treo, dengan papan ketik penuh digabung dengan jelajah jejaring tanpa kabel, surel, kalender, dan pengatur daftar nama, dengan aplikasi pihak ketiga yang dapat diunduh atau diselaraskan dengan komputer.
Tahun 2002, RIM mengeluakan BlackBerry pertama yang merupakan telepon pintar pertama dengan penggunaan surel nirkabel yang optimal dan penggunanya telah mencapai 8 juta (sampai Juni 2007), tiga perempat pemakainya berada di Amerika Selatan.
Handspring menyajikan telepon pintar yang popular dipasaran Amerika dengan bergabung dengan Palm OS berbasis Visor PDA dengan jaringan telepon GSM, VisorPhone. Tahun 2002, Handspring menjual telepon pintar terintegasi bernama Treo; perusahaan ini bergabung karena penjualan PDA sudah mulai mati, tetapi telepon pintar Treo secara cepat menjadi populer sebagai telepon berfitur PDA. Pada tahun yang sama, Microsoft mengumumkan Windows CE komputer kantong OS dinobatkan sebagai "Microsoft Windows Powered Smartphone 2002".
Pada tahun 2005 Nokia menerbitkan seri-N telepon pintar 3G yang dijual bukan sebagai telepon genggam tetapi sebagai komputer multimedia.
Android, OS untuk telepon pintar keluaran tahun 2008. Android didukung oleh Google, bersama pengusaha piranti keras dan lunak yang terkemuka lainnya seperti Intel,HTC, ARM, Motorola dan eBay, yang kemudian membentuk Open Handset Alliance.

Telepon pertama yang menggunakan Android OS adalah HTC Dream, merk keluran dari T-Mobile sebagai G1. Fitur telepon penuh, layar sentuh secara utuh, papan ketik QWERTY, dan bola jalur untuk menavigasikan halaman web. Piranti lunak cocok dengan aplikasi Google, seperti Maps, Calendar, dan Gmail, juga Google's Chrome Lite. Aplikasi pihak ketiga juga tersedia lewat Android Market, ada yang gratis ataupun dengan biaya.
Pada Juli 2008 Apple memperkenalkan App Store dengan aplikasi gratis dan dengan biaya. App store dapat menyampaikan aplikasi telepon pintar yang dikembangkan oleh pihak ketiga langsung dari iPhone atau iPod Touch dengan WiFi atau jaringan selular tanpa menggunakan komputer untuk mengunduh. App Store telah menjadi suatu kesuksesan bagi Apple dan pada Juni 2009 terdapat lebih dari 50,000 aplikasi yang ada. App store menembus satu juta unduh aplikasi pada 23 April 2009.
Mengikuti popularitas App Store dari Apple, banyak yang membuat toko aplikasinya sendiri. Palm, Microsoft dan Nokia telah mengumumkan toko aplikasi yang mirip milik Apple. RIM juga baru-baru ini membuat toko aplikasinya yaitu BlackBerry App World.
SISTEM OPERASI.
Sistem operasi yang dapat ditemukan di telepon pintar adalah Symbian OS, iPhone OS, RIM BlackBerry, Windows Mobile, Linux, Palm WebOS dan Android. Android dan WebOS dibuat oleh Linux, dan iPhone OS dibuat oleh BSD dan sistem operasi NeXTSTEP berhubungan dengan Unix.

Link Source :

Personal Digital Assistant, PDA

Pembantu digital pribadi (bahasa Inggris: Personal Digital Assistant; PDA) adalah sebuah alat elektronik yang berbasis komputer dan berbentuk kecil serta dapat dibawa ke mana-mana. PDA banyak digunakan sebagai pengorganisir pribadi pada awalnya, tetapi karena perkembangannya, kemudian bertambah banyak fungsi kegunaannya, seperti kalkulator, penunjuk jam dan waktu, permainan komputer, pengakses internet, penerima dan pengirim surat elektronik (e-mail), penerima radio, perekam video, dan pencatat memo. Selain itu, dengan PDA (komputer saku) ini, kita dapat menggunakan buku alamat dan menyimpan alamat, membaca buku-e, menggunakan GPS dan masih banyak lagi fungsi yang lain. Bahkan versi PDA yang lebih canggih dapat digunakan sebagai telepon genggam, akses internet, intranet, atau extranet lewat Wi-Fi atau jaringan wireless. Salah satu ciri khas PDA yang paling utama adalah fasilitas layar sentuh.
SEJARAH.
PDA pertama kali muncul pada tahun 1986 dengan diluncurkannya The Psion Organiser II. PDA pertama ini berbentuk seperti komputer genggam yang dilengkapi dengan keyboard dan layar yang kecil. Ditambah dengan fitur-fitur dasar seperti alarm, jam, kalender, kalkulator, serta telepon. Bisa disimpulkan PDA adalah penggabungan antara telepon genggam dengan PC. Pada tahun 1993, Apple meluncurkan produk Newton Messagepad dengan fitur yang lebih lengkap daripada sebelumnya, seperti tambahan catatan digital, agenda, dan lainya. Fitur dari Newton inilah yang belakangan dijadikan aplikasi standar untuk PDA, termasuk layar sentuh yang sangat sensitif dan slot memori eksternal. Namun, pada tahun 1998, Apple menghentikan produksi Newton karena bentuknya yang terlalu besar, harganya yang mahal serta penggunaannya yang rumit. Tahun 1996, PalmPilot memperkenalkan Palm Computing dengan harga yang lebih murah, bentuk yang muat di saku, dan menggunakan baterai AAA sehingga lebih efisien dan mudah digunakan. Lebih jauh, produk ini memiliki kapasitas memori yang lebih besar untuk menyimpan data kontak, catatan dan agenda. Tidak mau kalah, pada bulan November tahun 1996, Microsoft meluncurkan Windows CE yang kemudian diadopsi oleh sejumlah perusahaan komputer seperti HP, Casio, Compact, dll. Perkembangan terkini, PDA lebih sering digunakan sebagai sarana komunikasi nirkabel. Fitur yang ditawarkan juga saat ini lebih mengacu untuk menunjang gaya hidup konsumen sebagai pengguna internet.
SISTEM KERJA PDA.
Sebagai komputer genggam, PDA memiliki processor dan sistem operasi layaknya komputer biasa. Sistem operasi ini merupakan peranti lunak utama pada PDA. Cara kerjanya sama seperti sitem operasi pada komputer seperti Windows XP atau Mac OS, tetapi didesain khusus untuk PDA. Terdapat dua kesamaan sistem operasi pada PDA yaitu Palm dan Pocket PC (Windows Mobile). Keduanya bekerja dengan program piranti lunak yang berbeda, jadi walaupun berisikan banyak dokumen seperti gambar, musik dan lainnya yang bisa dipakai namun tidak pada pemrogaman. Pada penyimpanan data tanpa kartu memori, data disimpan dalam RAM dengan ukuran puluhan MegaByte, sedangkan sumber energinya berasal dari baterai (dulunya A3) isi ulang. Selain itu, bisa juga menggunakan adaptor yang disambungkan ke stop kontak AC. KEGUNAAN.
Seiring perkembangan gaya hidup, PDA memosisikan dirinya sebagai media yang mampu mengakses segala kebutuhan, mulai dari telekomunikasi, informasi dan pendidikan. Selain itu, PDA juga bisa digunakan untuk melihat dan mengubah dokumen (word, excel, power point).
TELEKOMUNIKASI.
Awalnya, kemunculan PDA tidak memberikan fasilitas telepon, melainkan hanya sebagai agenda, fax, dan penyimpan data digital. Namun seiring perkembangannya, PDA bukan hanya berfungsi sebagai agenda digital tetapi juga sebagai telepon genggam. Selain itu, PDA dilengkapi dengan berbagai aplikasi seperti wireless, bluetooth, internet, dan lainnya sehingga mampu terkoneksi secara LAN atau daring.
INFORMASI.
Sebagai komputer genggam, PDA mempunyai akses terhadap informasi melalui jaringan internet. Informasi tersebut mencakup kesehatan, olahraga, berita, gejala alam, dll.
PENDIDIKAN.
Bagi beberapa lembaga pendidikan, pada saat proses pembelajaran PDA diperbolehkan untuk dipakai di dalam kelas. Misalnya untuk mencatat dengan sistem digital. Dengan PDA, kesalahan-kesalahan ejaan dapat diperbaiki serta memodifikasinya menjadi lebih menarik. Pendistribusian bahan-bahan pelajaran juga dapat dilakukan dengan mudah berkat bantuan infrared dan bluetooth yang tersedia pada fitur PDA.
OLAHRAGA.
Piranti genggam ini juga bisa digunakan untuk membantu kemudahan dalam berolahraga. Contoh: adanya aplikasi pengukur cuaca yang bermanfaat untuk pemain golf dan peselancar. Kemudian adanya aplikasi pengukur cuaca yang berguna untuk memperkirakan keadaan cuaca ketika akan berolahraga atau bepergian.
FITUR.

PDA mempunyai fitur-fitur dasar seperti kalender, agenda, kalkulator, dan lainnya. Dengan perkembangan teknologi, fitur-fitur pada PDA semakin lengkap dengan ditambahkannya :
LAYAR SENTUH.
Semua PDA menggunakan fitur layar sentuh sensitif dalam pengoperasiannya. Hal ini dikarenakan fitur PDA yang banyak mengharuskan dia untuk memiliki layar yang besar. Apabila ditambah dengan papan ketik maka akan membuat bentuknya semakin besar dan tidak lagi efisien. Maka dari itu, teknologi layar sentuh diguanakan sebagai tombol pintas. Layar sentuh dioperasikan dengan menggunakan stylus (pena khusus). Terdapat tiga cara memasukkan teks:
  • Menggunakan papan ketik virtual yang secara otomatis akan muncul pada layar sentuhya. 
  • Menggunakan papan ketik eksternal yang dikoneksikan melalui USB atau Bluetooth. 
  • Menggunakan kemampuan pengenalan huruf atau kata. Caranya dengan menuliskan huruf atau kata pada layar sentuh, yang kemudian akan diperbaiki secara otomatis oleh sistem yang terdapat pada PDA. 
GPS.
GPS (Global Positioning System) merupakan fitur yang desediakan untuk mengetahui posisi dimana si pengguna sedang berada. GPS juga digunakan untuk mengetahui arah lokasi dan mata angin. GPS biasanya digunakan untuk penjelajahan alam terbuka, namun kini fitur GPS sudah ada dalam PDA sehingga orang-orang tidak perlu membeli alat GPS sendiri yang lebih mahal dan tidak efisien.
PERMAINAN.
Permainan-permainan sederhana seperti kartu, bongkar pasang, dan beragam lainnya mampu membunuh kebosanan pengguna saat sedang tidak melakukan pekerjaan. Beberapa jenis PDA bahkan telah menyediakan permainan-permainan ini langsung di dalamnya.
PC POCKET.
PDA memiliki kemampuan yang hampir setara dengan komputer yang ada di rumah kita, sehingga PDA juga dapat disebut sebagai komputer saku. Sebagaimana komputer, kita bisa menambah, mengurangi, memperbaharui dan mengubah pengaturan dengan tujuan meningkatkan performa dan kinerja PDA itu sendiri.
KONEKSI NIRKABEL.
PDA saat ini memiliki aplikasi nirkabel untuk terkoneksi dengan internet sehingga mempermudah pengguna untuk mendapatkan informasi melalui web browser.
AGENDA.
Dengan ditambahkannya fitur-fitur baru, bukan berarti fitur-fitur lama dihapuskan. Fungsi awalnya yang sebagai asisten agenda digital tetap menjadi fitur yang paling banyak digunakan terutama oleh pebisnis. Pengguna PDA bisa memasukkan jadwal kegiatannya agar nanti bisa diingatkan oleh alat bantu pengingat.
MEMORI.
Kemampuan PDA saat ini untuk melakukan berbagai hal didukung oleh tersedianya kartu memori yang mencapai ukuran GigaByte. Pengguna PDA bisa menambahkan berbagai macam fitur yang diinginkan tanpa harus takut pada keterbatasan memori.
LAN.
LAN (Local Area Network) adalah fitur penting yang harus dimiliki sebuah komputer saat ini. Sesama pengguna PDA bisa bertukar informasi, aplikasi, dan data dengan menggunakan fitur LAN. LAN bisa diaktifkan dengan menggunakan kabel, infrared, bluetooth, dan wireless.
SUREL.
Surel (Surat Elektronik) biasanya hanya bisa diakses dengan menggunakan fitur tertentu. Namun, pada sistem PDA surel dapat diakses seperti layaknya pesan biasa, sehingga membantu pengguna mendapatkan informasi lebih cepat daripada harus repot membuka web browser terlebih dahulu.
HIBURAN.
PDA kini bisa digunakan untuk memutar cara televisi, menampilkan foto dan mendengarkan radio. Selain itu, PDA juga dilengkapi dengan pemutar musik yang menambah kesempurnaan alat ini.
KAMERA.
Beberapa tipe baru PDA dilengkapi dengan fitur kamera dan pemutar video. Resolusi gambar bervariasi tergantung pada jenis PDA dan merek tertentu. PDA juga dilengkapi dengan kemampuan untuk memperbesar dan memperkecil gambar serta efek animasi.
SINKRONISASI.
Sinkronisasi merupakan salah satu fungsi penting dari sebuah PDA untuk dapat menghubungkannya dengan komputer. Dengan fitur ini, kita dapat memerbaharui informasi data yang tersimpan pada peranti lunak seperti Microsoft Outlook atau ACT! ke dalam PDA. Sinkronisasi pada data ini dapat memastikan bahwa PDA memiliki data kontak akurat, pengingat janji dan surel. Fitur ini juga membantu mencegah hilangnya data informasi yang tersimapan pada perangkat jika dicuri, hilang atau rusak. Keuntungan lainnya adalah dapat memasukan data ke komputer dalam waktu lebih cepat daripada menggunakan perangkat manual lainnya.

Link Source :  
http://www.pdabuzz.com/

SEJARAH TELEPON GENGGAM - Cellular Phone History

Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
SEJARAH.
Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.
Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).
Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.
Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.
FUNGSI dan FITUR.
Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radiodan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.
Dewasa ini, peranan ponsel sudah menjadi sebuah kebutuhan Primer Sehari-hari, berikut kategori ponsel berdasarkan Fungsi :
Ponsel Bisnis 
Ponsel jenis ini ditujukan untuk anda yang menginginkan perangkat bisnis dalam genggaman anda, biasanya ponsel yang telah memiliki kemampuan ini tergolong ponsel pintar "smartphone". Beragai aplikasi bisnis terdapat dalam ponsel ini dan dapat membuat pekerjaan kantor anda dapat dilihat dan dikerjakan dalam sebuah ponsel.
Ponsel Hiburan 
Ponsel Jenis ini merupakan ponsel berjenis multimedia, dimana semua aktivitas yang berhubungan dengan musik, seni, foto, sosial dan lainnya dapat anda atasi dengan sebuah ponsel. Banyak Ponsel jenis ini yang memiliki varian nya tersendiri, seperti Ponsel Musik, Ponsel Kamera, dan Ponsel Internet Sosial.
Ponsel Fashion 
Ponsel jenis ini lebih banyak mengandalkan tampilannya, dan dapat membuat pemiliknya sangat puas meskipun dengan fitur yang terkesan "seadanya". Tetapi dibalik itu semua, sebuah Ponsel Fashion dapat berharga berkali kali lipat dari harga ponsel tercanggih. Dewasa ini dapat ditemukan ponsel yang berharga lebih mahal dari harga sebuah kendaraan bahkan lebih mahal dari harga sebuah rumah.
Ponsel Standar 
Ponsel jenis ini diperuntukan untuk anda yang menginginkan ponsel yang simpel, fitur yang disematkan dalam ponsel ini merupakan fitur inti, tanpa teknologi baru yang disematkan.
PERKEMBANGAN.
GENERASI 0.
Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.

Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.
GENERASI I.
Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. 
Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.
GENERASI II.
Generasi kedua atau 2G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. 
Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.
GENERASI III.
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video callberteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA2000.
Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile.
GENERASI IV.
Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. 
Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.
CARA KERJA.
Didalam ponsel, terdapat sebuah pengeras suara, mikrofon, papan tombol, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan mikroprosesor yang membuat setiap telepon seperti komputer mini. Ketika berhubungan dengan jaringan nirkabel, sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer.
Jaringan nirkabel beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.
Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antena nirkabel dan perlengkapan radio lain. Antena nirkabel dalam setiap sel akan menghbungkan penelepon ke jaringan telepon lokal, internet, ataupun jaringan nirkabel lain. Antena nirkabel mentransimiskan sinyal. Ketika ponsel dinyalakan, telepon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan nirkabel, dan nomor telepon.
Panggilan dari telepon genggam ke telepon rumah
Ketika melakukan panggilan dari ponsel ke telepon rumah biasa, panggilan tersebut akan berjalan-jalan di melalui antena nirkabel terdekat dan akan diubah oleh penghantar nirkabel' ke sistem telepon landlinetradisional. Panggilan tersebut kemudian akan langsung diarahkan ke jaringan telepon tradisional dan ke orang yang menjadi tujuan panggilan.
Panggilan dari Ponsel ke Ponsel
Ketika melakukan panggilan dari ini, panggilan akan dirutekan melalui jaringan landline kepada pengantar nirkabel penerima atau akan dirutekan dalam jaringan nirkabel' ke tempat sel terdekat dengan orang yang menjadi tujuan panggilan. Pada saat berbicara di ponsel, maka telepon genggam akan menangkap suara dan mengubah suara menjadi energi frekuensi radio (gelombang radio). gelombang radio akan berjalan melalui udara hingga menemukan penerima di stasiun dasar terdekat. Stasiun dasar kemudian akan mengirimkan panggilan tersebut melalui jaringan nirkabel hingga sampai pada orang yang menjadi tujuan telepon.
Panggilan jarak jauh
Ketika melakukan panggilan terhadap seseorang yang berada sangat jauh, panggilan akan dirutekan pada pusat pertukaran jarah jauh, yang menyambungkan panggilan antar negara atau seluruh dunia melaui kabel fiber optic.

Link Source :
http://www.mytips.tk
http://www.e-dukasi.net
http://www.electroniclab.com
http://monet.postech.ac.kr
http://www.stroud.gov.uk

Sabtu, 25 Agustus 2012

Daftar Produk Telekomunikasi Di Indonesia

Berikut ini daftar produk telekomunikasi Indonesia menurut jenis dan perusahaan operator.
Telepon Analog (PSTN) :
  • Telkom
  • Indosat
  • IndosatPhone
Kode area dan nomor awalan tergantung dari wilayah yang nomor tersebut terdaftar.
Daftar Kode SLI di Indonesia :
Telkom                                 Indosat                 Bakrie Telecom   
IDD; 007                               IDD; 001, 008       IDD; 009                
VoIP; 01017                         VoIP; 01016       
Axis                                      XL                          3 Indonesia
VoIP; 01012                         VoIP; 01000           VoIP; 01088, 01089
GSM, Global System for Mobile Telecommunications
Telkomsel : Pascabayar; KartuHALO    Prabayar; SimPATI, Kartu AS
Indosat : Pascabayar; Matrix   Prabayar; IM3, Mentari
AXIS Telekom Indonesia : Prabayar dan Pascabayar; AXIS
XL : Prabayar dan Pascabayar; XL  Prabayar; Hauraa
Hutchison 3 (Tri) Indonesia ; Prabayar dan Pascabayar; 3 (Tri)
Pasifik Satelit Nusantara (PSN) : ByRU PASTI
GSM 3G/3,5G
Telkomsel (hingga 3,6 Mbps)
IndosatM2 (hingga 3,6 Mbps)
XL (hingga 3,6 Mbps)
3 Indonesia (hingga 3,6 Mbps)
Axis (hingga 3,6 Mbps)
Hauraa (hingga 3,6 Mbps)
CDMA, Code Division Multiple Access
Bakrie Telecom :
Prabayar dan Pascabayar; Esia, Wifone. (Nomor Prefix berdasarkan Kode Area/PSTN)
Indosat :
Prabayar dan Pascabayar; StarOne, (Nomor Prefix berdasarkan Kode Area/PSTN)
Telkom :
Prabayar dan Pascabayar; Flexi, (Nomor Prefix berdasarkan Kode Area/PSTN)
Sampoerna Telekom :
Prabayar dan Pascabayar; Ceria - no. awalan 0828 dan PSTN
Smartfren Telecom :
Prabayar dan Pascabayar; smartfren - no. awalan 0881, 0882, 0883, 0884, 0885, 0886, 0887, 0888, 0889 dan PSTN
CDMA EV-DO
Revision 0
AHA (hingga 2 Mbps)
smartfren (hingga 2 Mbps)
Ceria (2 Mbps)
TelkomFlexi (hingga 3 Mbps)
Revision A
AHA (hingga 3,1 Mbps)
smartfren (hingga 3,1 Mbps)
Ceria (3,1 Mbps)
TelkomFlexi (hingga 5 Mbps)
Revision B
smartfren (hingga 9,3 Mbps)
TelkomFlexi (hingga 10 Mbps)
Revision B Fase 2
smartfren (hingga 14,7 Mbps)
Daftar Produk Menurut Nomor Awal,